Home / Daerah

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:28 WIB

Jaga Stamina Tubuh, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Konsumsi Jamu

BagusNews.Co – Pembangunan kesehatan mengedepankan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Hal ini dapat dicapai dengan cara meningkatkan kondisi kesehatan.

Dalam upaya untuk mencapai kondisi kesehatan yang optimal diperlukan daya tahan tubuh yang baik sehingga tubuh menjadi bugar dan tidak mudah terserang penyakit.

Dari masa ke masa bangsa Indonesia sudah mengenal bagaimana cara untuk menjaga kebugaran tubuh. Salah satunya , yaitu dengan memanfaatkan ramuan tradisional yang berasal dari tanaman obat asli Indonesia dan dimasyarakat biasa disebut ‘Jamu’.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menilai, jamu dipercaya dapat menjaga tubuh dari paparan penyakit, memelihara kesehatan, kebugaran tubuh, pemulihan bahkan kecantikan. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat Banten untuk meminum jamu.

Baca Juga :  Libur Lebaran Kacau: Sampah Plastik Serbu Pantai Carita, Wisatawan Muak

“Minum kopi untuk menjaga stamina sudah biasa, tapi kalau berlebihan jadi bahaya. Nah ini harus diselingi dengan minum jamu,” ucap Ati, Selasa (2/4/2024).

Ati menjelaskan, saat ini, perkembangan dalam dunia pengobatan telah mencapai pada cara pemahaman baru yang meyakini bahwa semua yang berasal dari alam akan memberikan manfaat yang lebih baik bagi kesehatan dari pada produk kimiawi atau sintesa (back to nature). “Dunia saat ini sedang berlomba-lomba meningkatkan pemahaman dan pengetahuan (race of knowledge) terkait pemanfaatan tanaman obat, sampai ke hasil akhir berupa obat dan produk-produk herbal,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Anak Stunting, Dinkes Banten Gelontorkan Bantuan Makanan Tambahan

Menurut Ati, banyak manfaat yang didapatkan masyarakat dari jamu, yaitu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi pegal-pegal.

“Tapi ada hal-hal ya g harus diperhatikan dalam membuat dan mengkonsumsi jamu, yaitu menggunakan bahan-bahan alami yang segar dan bebas dari hama. Dalam membuat jamu juga harus diperhatiakn terutama dari segi alat, tidak boleh terbuay dari alumunium, besi dan plastik. Dan setelah selesai dibuat, jamu harus segera diminum dan tidak boleh disimpan lebih dari 24 jam,” ujarnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dekranasda Banten Perkuat Promosi Wastra

Daerah

Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar, Pemkab Tangerang Gelar Sosialisasi Bersinar

Daerah

Rawan Ambruk di Musim Penghujan, Pj Walikota Serang Tinjau Sekolah Rusak

Daerah

Mahasiswa Demo di Depan Puspemkot Serang, Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Budi-Agis

Daerah

TP PKK se-Provinsi Banten Latihan Angklung Sebagai Pelestarian Budaya

Daerah

Kirab Pemilu Bukan Ajang Seremonial, KPU Kabupaten Serang Optimis Tekan Golput

Daerah

Walikota Serang Tutup Tambang Ilegal di Umbul Tengah Taktakan

Daerah

Realisisi Aspirasi Masyarakat Adat Cisitu, Jalan Pasir Kurai-Cisitu Mulai Diperbaiki