Home / Daerah / Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar, Pemkab Tangerang Gelar Sosialisasi Bersinar

Pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di ruang rapat Parakan, Puspemkab Tangerang l Dok. Istimewa

Pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di ruang rapat Parakan, Puspemkab Tangerang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba serta membangun generasi muda yang tangguh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026 di ruang rapat Parakan dan diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari perwakilan guru, khususnya bidang kesiswaan, serta pelajar jenjang SMA/SMK/Sederajat se-Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Lingkungan Pendidikan Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang dikelola oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang.

Menurut Kasubid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Risma Nurmalayanti, program Sekolah Bersinar adalah salah satu inisiatif Badan Narkotika Kabupaten BNK) yang bertujuan memastikan lingkungan sekolah bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi ini memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin beragam bentuk dan modus penyebarannya.

“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba. Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” ujar Risma.

Risma menambahkan, ancaman narkoba tidak hanya berasal dari narkotika konvensional, tetapi juga dari berbagai produk yang beredar di kalangan remaja, seperti vape. Ia mengingatkan, penggunaan vape harus diwaspadai karena bahan-bahannya berpotensi mengandung zat adiktif yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga :  Libur Lebaran Kacau: Sampah Plastik Serbu Pantai Carita, Wisatawan Muak

“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari, di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” katanya.

Selain edukasi, kolaborasi antarinstansi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Risma menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan BNN Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang, dan BNN Kota Tangerang Selatan untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan. Tidak hanya itu, Kesbangpol dan BNK rutin menggelar sosialisasi dan roadshow ke berbagai sekolah dan kampus di wilayah tersebut, guna meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan mereka.

“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan wilayah rawan dan jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang terdampak, informasi tersebut segera disampaikan ke Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” imbuh Risma.

Harapan besar disampaikan Risma agar para pelajar mampu memahami secara utuh bahaya penyalahgunaan narkoba sehingga mereka dapat melindungi diri dari pengaruh negatif yang merusak masa depan. Ia menegaskan, dengan pengetahuan yang cukup, para siswa dapat lebih waspada dan menjauhkan diri dari narkoba, karena narkoba tidak membawa manfaat apapun, melainkan dampak buruk yang sangat serius.

Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang Dedy Sutardi menyatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan tahap awal dari rangkaian program yang akan dilakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Ia menegaskan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba dan menjadi fondasi dalam upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Baca Juga :  Rumah Edukasi dan Literasi Al-Quran Berbagi Perlengkapan Salat di Kabupaten Lebak

“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan ini baru tahap awal karena jumlah peserta cukup banyak, dan selanjutnya akan ada sesi lanjutan di wilayah lain,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, kegiatan tahap pertama difokuskan di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya, dan akan dilanjutkan secara bertahap ke kawasan lain, termasuk kawasan Pantura yang memiliki sebaran sekolah cukup luas. Menurut Dedy, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk membekali generasi muda agar mampu menjauhkan diri dari narkoba dan tumbuh menjadi pelajar yang sehat serta produktif.

“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba, tumbuh menjadi pelajar yang sehat, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang tanpa narkoba,” tutup Dedy. (Red/Dwi)

Tags: pencegahan narkoba, sosialisasi narkoba, program bersinar, edukasi bahaya narkoba, generasi muda tangguh, lingkungan pendidikan bersih dari narkoba, BNK Tangerang, BNN Tangerang, pencegahan dini narkoba, pelajar sehat,

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemendagri Minta DPRD Banten Usulkan 3 Nama Untuk Mengisi Kekosongan Jabatan Gubernur

Daerah

Relawan Andra-Dimyati Susun Rencana Pembangunan, Agus Yadi : Bukan RPJMD Tandingan Pemprov Banten

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Ikuti Ratas Penangan Stunting

Daerah

Dindikbud Kabupaten Serang Hanya Akan Perbaiki 20 Ruang Kelas Rusak Berat, Sisanya Minta Bantuan Pusat

Daerah

Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Banten 2024, Andra Soni Singgung Soal Stunting dan Gizi Buruk

Daerah

Bupati Dewi Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Demi Ketahanan Pangan

Daerah

Euforia Street Fashion Week Edisi Kemerdekaan Ala Gabungan Seniman Ganjar dan CFW

Daerah

Polda Banten Ikuti Vicon Mekanisme Program BTPKLWN Pimpinan Asops Polri