BagusNews.Co – Keberadaan judi online (judol) di Indonesia saat ini kian marak dan meresahkan masyarakat. Karena sebagian orang masih menganggapnya sebagai cara instan untuk meraup keuntungan maupun melipatgandakan uang.
Bahkan, akibat ketagihan judi online tidak sedikit dampak negatif yang bakal terjadi, baik kerugian finansial, hingga memicu konflik rumah tangga.
Misalnya, beberapa kasus dari perceraian dalam rumah tangga juga terjadi akibat faktor ekomoni yang disinyalir melakukan aktivitas bermain judi online.
Bahkan, kasus sebaran judol ini juga sudah menjadi atensi Presiden Joko Widodo untuk sama-sama memberantas judi online di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat juga sepakat untuk sama-sama memberantas judi online di wilayah ibukota Provinsi Banten.
“Saya tegaskan judi online harus di berantas, sebab dampak buruknya begitu banyak dan fatal itu harus diberantas,” kata Yedi, Senin, 24 Juni 2024.
Oleh karena itu, lanjut Yedi, dirinya mengimbau kepada masyarakat Kota Serang, termasuk juga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk sama-sama menghindari dan menjauhi judi online.
Jika ada ASN yang bekerja di lingkungan Pemkot Serang yang kedapatan bermain judi online, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak secara tegas dan memberikan sanksi.
“Kita akan tindak tegas dan berikan sanksi sesuai dengan aturan perundang-undangan. Karena judi ini harus kita perangi dan musnahkan, kan kita tidak boleh berjudi dan harus bersih,” pungkasnya. (ADV)







