Home / Daerah

Jumat, 14 November 2025 - 16:02 WIB

Bumdes Berkah Wali dan Pemerintah Desa Walikukun Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Program Tanam Jagung Hibrida

Bumdes Berkah Wali bersama Pemerintah Desa Walikukun dan masyarakat saat pembukaan lahan untuk penanaman jagung l Dok. Dwi MY-BNC

Bumdes Berkah Wali bersama Pemerintah Desa Walikukun dan masyarakat saat pembukaan lahan untuk penanaman jagung l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Dalam langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berkah Wali bersama Pemerintah Desa Walikukun, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan warga setempat, mengadakan kegiatan pembukaan lahan untuk penanaman jagung.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025 di wilayah Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang ini menjadi tonggak awal dari program strategis ketahanan pangan desa melalui Budi Daya Tanaman Jagung Hibrida (Kidat).

Direktur Bumdes Berkah Wali, Khairul Hadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk nyata dari komitmen desa dalam menggerakkan sektor pertanian yang produktif berbasis potensi lokal.

“Kami mengawali program pengolahan lahan sebagai bagian dari ketahanan pangan melalui budidaya jagung hibrida. Ini bukan hanya tentang menanam, tapi juga membangun kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Yedi Rahmat sebut Kenaikan tarif PBB Bawa Dampak Positif Bagi PAD Kota Serang

Khairul menambahkan bahwa Bumdes Berkah Wali berperan sebagai pengelola utama dalam penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, hingga pemasaran hasil panen.

Ia menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah agar petani tidak hanya menjadi penggarap, tetapi juga bagian dari sistem ekonomi desa yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Pembukaan lahan tahap pertama mencakup luas satu hektare dan akan digarap selama dua hari sebelum dilakukan proses pengolahan tanah dan penanaman jagung yang dijadwalkan pada hari keenam hingga ketujuh.

Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan melibatkan tenaga pendamping pertanian serta pihak kepolisian setempat, untuk memastikan keberhasilan program.

Khairul juga menyampaikan visi jangka panjang Bumdes Berkah Wali, yakni mengembangkan konsep pertanian terpadu (integrated farming) yang menggabungkan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem berkelanjutan.

Baca Juga :  DP3AKB Kota Serang Akui Masih Minim Fasilitas Penunjang Kota Layak Anak

PIa menuturkan bahwa wilayah Sungai Ciujung memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi agro-wisata pertanian, sehingga membuka peluang lapangan kerja baru dan menarik minat generasi muda untuk ikut membangun desa.

Dalam jangka waktu ke depan, Bumdes menargetkan perluasan lahan hingga lima hektare untuk budi daya jagung hibrida.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Walikukun.

“Kami berharap dari program ini lahir semangat baru di masyarakat. Petani, pemuda, dan warga bisa berperan aktif dalam mewujudkan desa yang mandiri pangan dan ekonomi,” tutup Khairul. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tinjau Pelaksanaan PPDB 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Pastikan Pelayanan Prima

Daerah

Kota Serang Harus Miliki Pesona Ruang Kreatif

Daerah

Libur Nataru, Ini Fasilitas Gratis di Terminal Pakupatan Kota Serang

Daerah

Terkendala Logistik, Pemungutan Suara Ulang di Kota Serang Gagal Serentak

Daerah

Swasembada Pangan, Andra Soni: Produksi Padi Banten 2025 Melonjak 16,84 Persen

Daerah

Andra Soni: Pramuka Harus Jadi Gerakan Tulus dan Ikhlas untuk Bangun Banten

Daerah

Awali Kerja Sama, Unsija Banten dan Diskominfo Kota Serang Fokus Penguatan SDM

Daerah

2,48 Juta Wisatawan Berkunjung Ke Pandeglang Selama Tahun 2025