Home / Daerah

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:07 WIB

5.408 Anak di Kabupaten Serang Alami Stunting, ASN Diminta Jadi Orang Tua Asuh

BagusNews.Co – Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, sebanyak 5.408 anak di Kabupaten Serang mengalami stunting dan 1.400 anak di antaranya mengalami gizi buruk

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk menjadi orang tua asuh bagi anak pengidap stunting sebagai upaya untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Nanang Supriatna mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki sebanyak 5.408 anak di Kabupaten Serang mengidap stunting yang menjadi program Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten Serang sampai tingkat rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW).

“Barusan kita sudah melaksanakan Rembuk Stunting dihadiri semua stakeholders termasuk Ketua Dewan untuk mendeklarasikan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang,” kata Nanang pada Kamis, 11 Juli 2024.

Nanang menyebutkan, dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Serang juga turut dilibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Serang serta CSR perusahaan swasta.

“Yang paling tinggi itu di Kecamatan Tunjung Teja sekitar 500 anak dan paling kecil Kecamatan Kibin itu 10 anak. Kita bicara sekabupaten walaupun Kibin itu hanya 10 anak, tetapi masyarakat ASN di Kecamatan Kibin bisa membantu semua yang ada di tingkat Kabupaten Serang,” katanya.

Baca Juga :  PKS Kabupaten Serang Siapkan Strategi Jitu Menangkan Zakiyah-Najib pada PSU 2025

Dalam percepatan penurunan stunting, kata Nanang, para ASN akan diikutsertakan menjadi orang tua asuh. Implementasinya, dari 5.408 ASN akan terlebih dahulu dilakukan mapping di tingkat kabupaten sampai kecamatan.

Dari jumlah 5.408 ASN, 1.300 di antaranya akan dilibatkan melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk bisa menyumbang makanan tambahan.

“Makanan tambahan itu nanti dilaksanakan oleh dapur sehat, Tim PKK dan kader-kader posyandu dan juga sebagainya,” terangnya.

Nanang menargetkan, sampai tiga bulan ke depan program orang tua asuh atau bapak dan ibu asuhq anak pengidap stunting bisa selesai dengan kolaborasi yang merupakan instruksi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk bisa meningkatkan angka penurunan stunting.

“Artinya persentase stunting kita akan kita turunkan dengan sebaik-baiknya, Insya Allah mudah-mudahan akan tercapai dengan baik,” ujar Nanang yang juga Ketua TPPS Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Baru Dilantik Jadi Menteri Desa, Yandri Susanto Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Serang

Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Encup Suplikhah mengatakan, berdasarkan hasil kinerja teamwork TPPS Kabupaten Serang, pada 2019 angka stunting masih tinggi dengan persentasi 37 persen, menurun menjadi 26,2 persen berdasarkan hasil survei status gizi anak 2022 di angka. Tetapi, jika berdasarkan Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) angka stunting turun di bawah angka 20 persen.

“Untuk Tahun 2023 kembali mengalami penurunan menjadi 23,9 persen. Tahun 2024 ditarget 14 persen, kita berusaha supaya lebih turun dari 14 persen yang di inginkan zero stunting di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Sedangkan untuk Desa Lokus Stunting 2024 Kabupaten Serang, kata Encup meliputi Desa Banjarsari Kecamatan Anyer, Desa Lempuyang Kecamatan Tanara, Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran, Desa Ujung Tebu Ciomas, Desa Cikande Permai Kecamatan Cikande, Desa Pejaten dan Desa Pelamunan Kecamatan Kramatwatu, serta Desa Panyabrangan Kecamatan Cikeusal.

“Seperti yang Pak Sekda sampaikan, ada 5.408 anak mengidap stunting di mana 1.400 di antaranya gizi buruk, itu harus kita usahakan diberi makanan tambahan melalui program yang sudah ada dan dari orang tua asuh,” paparnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Penyandang Disabilitas di Kota Serang Sulit Mendapat Pekerjaan

Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Petir Kabupaten Serang Hangus Terbakar

Daerah

Tekan Angka Inflasi, Pemprov Banten Bakal Masifkan Operasi Pasar dan Farming Industri

Daerah

KPU Kabupaten Serang Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

Daerah

Pilkada di Musim Hujan, Ini Rekomendasi BPBD untuk KPU Kota Serang

Daerah

Pemkab Bandung Barat Lakukan Studi Kooperatif ke Kota Cilegon

Daerah

Penyesuaian Tarif Tol Tangerang-Merak Akan Berlaku Tanggal 3 Januari 2023

Daerah

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, BEM Untirta Gelar Pendidikan Politik dan Deklarasi Pemilu Damai