Home / Daerah / Health

Senin, 22 Juli 2024 - 20:28 WIB

Penyakit ISPA di Kecamatan Kasemen Capai 663 Kasus, Didominasi Anak-Anak

BagusNews.Co – Sepanjang Januari-Juli 2024, jumlah penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kecamatan Kasemen capai 663 kasus paling banyak anak-anak.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Puskesmas Kilasah Kecamatan Kasemen, penyakit ISPA paling banyak dibandingkan dengan penyakit lain nya.

“Jadi yang menduduki peringkat pertama itu ISPA, kemudian disusul dengan dermatitis sebanyak 392 kasus, diikuti Gastritis sebanyak 351 kasus, mylagia sebanyak 321 kasus, diare 303 kasus, hipertensi 192 kasus, sakit kepala 77 kasus, konjungtivitis 70 kasus, atritis 58 kasus dan batuk 48 kasus,” kata Kepala Puskesmas, Murni Diasfara, Senin, 22 Juli 2024.

Baca Juga :  180 Pedagang di Sepadan Rel Kereta Api Akan Direlokasi

Murini menjelaskan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya penyakit ISPA di Kecamatan Kasemen, salah satunya adalah penyebaran debu polusi yang disebabkan oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.

“Kebanyakan yang terkena ISPA itu anak-anak mulai dari usia 0-7 tahun, dan disusul orang dewasa hingga lansia,” jelasnya.

Murni menuturkan, selain peralihan cuaca yang ekstrem, kebersihan hingga daya tahan tubuh juga mempengaruhi penyebaran ISPA. Maka dari itu, untuk mencegah penyebaran ISPA, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para warga.

“Kita juga melakukan sosialisasi, seperti sosialisasi etika batuk, bahaya merokok dan lainnya, untuk menekan angka penderita ISPA,” tuturnya.

Baca Juga :  Diminta Jadi Pemasok Bahan Baku MBG, Dinkopukmperindag Kota Serang Lakukan Pendataan Ulang UMKM

Menurut Murni, kasus ISPA sepanjang tahun 2024 kemungkinan akan terus bertambah.

“Untuk saat ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menderita ISPA masih sama, dan kemungkinan akan terus bertambah,” ungkapnya.

Terakhir Murni menghimbau kepada semua masyarakat Kasemen untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan menggunakan masker saat bepergian.

“Memang meskipun belum ada kasus ISPA yang sampai meninggal, tapi lebih tepatnya kita harap untuk semuanya dapat mencegah dan mengantisipasi penyebaran ISPA ini,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Al Muktabar Ajak Semua Pihak Bersama Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Daerah

DPRD Pandeglang Terima Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Perusakan Ekosistem Tambak Udang

Daerah

Kunker Ke Banten Jelang Purnatugas, Wapres Ma’ruf Amin Pamit Kepada Masyarakat

Daerah

Plafon Satu Kelas di SMAN 14 Kota Tangerang Rusak, Gubernur Andra Soni Lakukan Peninjauan

Daerah

Disnakertrans Banten Dorong Industri Tingkatkan K3

Daerah

Provinsi Banten Kembali Raih Pelopor Provinsi Layak Anak, Al Muktabar : Anak-Anak adalah Generasi Penerus

Daerah

DPRD Kota Serang Temukan Bantuan BPJS kesehatan PBI Tak Tepat Sasaran

Daerah

Dinas Sosial Kabupaten Serang Cepat Tanggap Tangani Korban Bencana