Home / Uncategorized

Selasa, 3 September 2024 - 19:25 WIB

DPRD Kabupaten Serang Diminta Jangan Tidur Soal Pencemaran Sungai Ciujung

BagusNews.Co – Prosesi pelantikan anggota DPRD Kabupaten Serang pada Selasa 3 September 2024 diwarnai aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat di depan gedung Dewan Kabupaten Serang, Selasa, 3 September 2024.

Berdasarkan pantauan BagusNews.Co di lokasi, massa aksi itu diinisiasi oleh Kelompok Pemuda Kritis (KPK) dan Aliansi Masyarakat Peduli Ciujung.

Selain itu massa aksi juga melibatkan Gerakan Mahasiswa Serang Utara (Gamsut), Himpunan Mahasiswa Waringinkurung (Himawar), Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) Ikatan Mahasiswa Kramatwatu dan Permahi Universitas Primagraha.

Adapun isi tuntutan massa aksi ialah isu klasik seputar permasalahan di Kabupaten Serang terkait isu pencemaran lingkungan, permasalah sampah hingga pengangguran.

Koordinator Lapangan (Korlap) Kelompok Pemuda Kritis, Galis menyoroti belum adanya Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Kabupaten Serang yang menyebabkan masalah sampah tak kunjung teratasi.

Ia pun berharap dengan adanya aksi tersebut, aspirasi masyarakat bisa didengar oleh pihak-pihak yang mempunyai tanggung jawab di pemerintahan Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Pastikan Ketersediaan Perumahan, DPRD Kabupaten Serang Bahas Raperda RP3KP

“Kami menyoroti salah satunya masalah sampah, karena saat ini belum ada TPSA di Kabupaten Serang dan belum ada solusiny. Kami harap (aspirasi) bisa tersampaikan,” ungkap Galis di sela-sela aksi, Selasa, 3 September 2024.

Lebih lanjut, Galis mengungkapkan, selain realisasi TPSA di Kabupaten Serang, mereka meminta agar ke depan tidak ada lagi permufakatan DPRD dan
Pemkab Serang yang merugikan masyarakat.

“Kami juga menuntut agar Pemkab Serang segera menyerahkan aset-aset yang harus diberikan kepada Pemerintah Kota Serang,” tegasnya.

Massa aksi juga meminta agar persoalan sengketa lahan di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang bisa segera diselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Korlap Aksi dari Masyarakat Peduli Ciujung, Faiz Wahyudi mengatakan, tujuan utama aksinya ialah meminta penyelesaian terkait pencemaran Sungai Ciujung yang sejak lama tak kunjung usai.

Baca Juga :  Senam Bahagia Bersama Uya Kuya, Zakiyah-Najib Sapa Warga Kabupaten Serang 

“Hanya ada satu yang kami minta yaitu keadilan untuk Sungai Ciujung di mana jika teman-teman lihat Sungai Ciujung benar-benar menghitam bukan secara alami, tapi karena limbah kimia,” kata Faiz.

Menurutnya, Sungai Ciujung menjadi bagian tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Serang.

“Kami meminta diusut tuntas terkait perusahaan yang dicurigai telah membuang limbah di sekitar Sungai Ciujung,” sambungnya.

Ditanya terkait pihak yang paling bertanggung jawab atas tercemarnya Sungai Ciujung, Faiz dengan tegas mengatakan, pemerintah mempunyai andil cukup besar dalam masalah pencemaran limbah di Sungai Ciujung.

“Jelas sekali adalah pemerintah karena bagaimanapun perusahan tersebut adalah perusahaan yang berizinkan atas dasar legalitas yang dikeluarkan pemerintah,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sambut Libur Nataru, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan 300 Personel di 7 Posko Kesehatan

Uncategorized

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Resmikan SPKLU Pertama di Kota Serang

Uncategorized

Gaduh Jabatan Pj Gubernur, Tokoh Banten Temui Pimpinan DPRD

Uncategorized

Debat Pamungkas Pilkada Kabupaten Serang, Zakiyah-Najib Utamakan Aspirasi Rakyat

Uncategorized

Elektabilitas Gerindra dan Prabowo di Posisi Atas, Dasco Ingatkan Kader Tak Terlena

Daerah

Lestarikan Warisan Budaya, Rilis Musik Video Animasi Wawacan Banten Girang

Uncategorized

Komitmen Pj Gubernur Al Muktabar Terhadap RPD Provinsi Banten

Uncategorized

DPUPR Pandeglang Berkomitmen Perbaiki Jalan Rusak di Kampung Kubang