Home / Daerah / Ekonomi

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:16 WIB

Harga Daging Ayam Melonjak, Pembeli Harapkan Kebijakan Pemerintah

Harga daging ayam di Pasar Cikande, alami lonjakan hingga Rp40.000 per kilogram l Dok. Dwi MY-BNC

Harga daging ayam di Pasar Cikande, alami lonjakan hingga Rp40.000 per kilogram l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Harga daging ayam di Pasar Cikande, Kabupaten Serang, mengalami lonjakan yang signifikan, mencapai Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut telah berlangsung sejak sebulan sebelum Tahun Baru 2025, dan sampai pertengahan Januari 2025, harga tersebut belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Ardi, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Cikande, menyatakan bahwa harga daging ayam biasanya berkisar antara Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Namun, kondisi ini berubah drastis setelah momen Tahun Baru.

“Sekarang harga daging ayam bersih Rp40.000 per kilo. Harga ini telah bertahan sejak sebulan sebelum Tahun Baru 2025,” ujarnya pada Selasa, 14 Januari 2025.

Dia menjelaskan bahwa meskipun stok daging ayam potong cukup aman dan para peternak memiliki stok yang memadai, harga daging ayam tetap tidak kunjung turun.

Baca Juga :  Pemprov Banten Akan Kawal Pendistribusian Bahan Pokok Ke Pasar Jelang Lebaran

“Stok daging ayam potong masih aman, para peternak ayam masih ada stok yang cukup, namun harga belum turun,” tambahnya.

Dampak dari kenaikan harga ini juga dirasakan oleh masyarakat.

Ardi mengakui bahwa terdapat penurunan daya beli konsumen terhadap daging ayam.

“Saat ini rata-rata kami dapat menjual ayam potong 50 kilo setiap harinya, jauh penurunan dari sebelumnya saat ayam di sekitaran harga Rp35.000 per kilogram, karena kami dapat menjual hingga 100 kilogram per hari,” jelasnya.

Sementara itu, Mae, seorang pembeli di Pasar Cikande, mengungkapkan kekhawatirannya terkait harga daging ayam yang terus melambung.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pemkab Serang Galakkan Tanam Pangan Cepat Panen

“Biasanya saya beli daging ayam satu kilogram. Sekarang saya hanya beli setengah kilo saja,” ungkap Mae.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Serang dapat menemukan solusi untuk menstabilkan harga daging ayam yang kini menjadi salah satu bahan pokok penting bagi keluarga.

“Inginnya sih harga stabil ya, termasuk harga daging ayam potong,” pungkasnya.

Kenaikan harga daging ayam ini memang menjadi perhatian utama bagi masyarakat, terutama menjelang kebutuhan bahan pokok yang semakin meningkat.

Dengan situasi ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan untuk menstabilkan harga daging ayam agar masyarakat tidak semakin tertekan oleh kenaikan harga yang berkelanjutan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Muktamar, PB Mathla’ul Anwar Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Daerah

Dinilai Taati Program Perlindungan Pekerja, Sejumlah Perusahaan dan Pelaku UMKM Diganjar Anugerah Paritrana Award oleh Pemprov Banten

Daerah

Jumlah Wisnus Tujuan Kota Serang Januari 2026 Turun 11,88 Persen Secara M-to-M

Daerah

Antisipasi Penyebaran Penyakit Antraks, Pemprov Banten Perketat Keluar Masuk Hewan Ternak

Daerah

Airin-Ade Miliki Kans Duet Untuk Maju di Pilgub Banten 2024

Daerah

Tak Ada WFH, ASN Kota Serang Tetap Harus Kerja Seperti Biasa Selama Ramadan

Daerah

Komisi IV DPRD Pandeglang Baksos Perbaikan Rumah Singgah bagi Pasien Kanker

Daerah

Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden, Warga Pandeglang: Beliau Merakyat dan Bisa Bawa Kemajuan