Home / Daerah

Jumat, 31 Januari 2025 - 19:54 WIB

Tidak Lolos Tes PPPK, Pemkot Serang Akan Angkat Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin saat diwawancarai di gedung DPRD Kota Serang, Selasa, 14 Januari 2025 l Lathif-BNC

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin saat diwawancarai di gedung DPRD Kota Serang, Selasa, 14 Januari 2025 l Lathif-BNC

BagusNews.Co – Pj Walikota Serang, Nanang Saefudin mengatakan sejumlah honorer dilingkungan Pemkot Serang yang berhasil menjalani tes PPPK dan dinyatakan lulus akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Sedangkan, yang tidak lulus saat menjalani tes PPPK akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

“Kemarin kan kita sudah rekrutmen PPPK, penuh waktu. Bagi yang sudah testing dan tidak beruntung untuk jadi sepenuh waktu, itu otomatis akan diangkat ASN menjadi paruh waktu,” ujar Nanang pada Jum’at, 31 Januari 2025.

Selanjutnya, Nanang juga mengatakan jika dirinya akan meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer.

Baca Juga :  PMI Banten Gelar JUMBARA PMR IV Tahun 2025

“Nanti saya akan tanda tangani ke OPD supaya untuk menghentikan rekrutmen itu tidak boleh lagi, karena jika terus rekrutmen kapan selesainya,” tambah Nanang.

Namun demikian, Nanang menambahkan, jika Pemkot Serang hanya berfokus pada proses rekrutmen PPPK penuh waktu.

“Nanti di November juga akan ada pengusulan kembali, atau rekrutmen,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Karsono mengatakan setidaknya ada sekitar 4.119 tenaga honorer yang namanya masuk dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan itu akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Baca Juga :  Pengangguran di Banten Turun, Lulusan SMA Penyumbang Tertinggi Pengangguran

“Jumlah sementara honorer yang berpotensi menjadi PPPK paruh waktu adalah 4.119 orang,” ungkap Karsono.

Karsono menegaskan jika sebelum melakukan pengangkatan 4.119 tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu, pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu, karena dikhawatirkan ada yang sudah tidak aktif, meninggal dan lain sebagainya.

“Karena honorer yang akan menjalani tes ditahap dua ini belum mulai dan belum diverifikasi, nanti dari angka itu ada yang meninggal dunia, ada yang mengundurkan diri dan mungkin ada yang sudah tidak aktif, nanti akan ketahuan pada saat memverifikasi,” tandasnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pupuk Pak Bhabin, Produk Unggulan Desa Tegal Maja Mejeng di Ajang Agrinex 2025

Daerah

Al Muktabar Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2023

Daerah

PMI Pandeglang Gelar Muker 2025, Pelayanan Kesehatan Jadi Salah Satu Fokus Program Unggulan

Daerah

Jadi Tempat Studi Banding, Ketua DPRD Banten Terima Kunjungan Bamus DPRD Sumatera Barat

Daerah

Ruas Jalan Ciparay-Cikumpay dan Sumur-Taman Jaya Dibangun

Daerah

Al Mukatabar Ingatkan Pentingnya Menjaga Perdamaian di Pilkada Banten

Daerah

Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Serang Selama Libur Lebaran 2025 Turun

Daerah

Harga Daging Ayam di Pasar Rau Tembus Rp40 Ribu Per Kilo