BagusNews.Co – Kecelakaan laut terjadi di perairan Selat Sunda ketika Kapal TB Mega 09 yang sedang menarik tongkang dilaporkan tenggelam.
Insiden tenggelamnya kapal terjadi saat menarik tongkang di sekitar utara Karang Gosal. Hal itu telah memicu upaya pencarian yang intensif oleh tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten.
Tenggelamnya Kapal TB Mega 09 diketahui terjadi pada Minggu, 2 Februari 2025 sekira pukul 08.24 WIB di perairan Selat Sunda.
Basarnas Banten mendapat informasi insiden tersebut pada pukul 09.42 WIB dari Aji VTS Merak. Namun, posisi pasti kapal tidak dapat diketahui karena tidak adanya perangkat yang tersedia, mengingat kapal sudah tenggelam.
Beberapa saat setelah kejadian, tepatnya pukul 08.55 WIB, KMP Jackwin melaporkan bahwa mereka berhasil menemukan enam orang anak buah kapal (ABK) di posisi 05’51.143S/105’55.135E. Namun, dari enam orang yang ditemukan, hanya dua ABK yang berhasil diselamatkan.
Identitas kedua ABK yang berhasil dievakuasi adalah Ahmad Septian Hadipurnomo, seorang Masinis 2 berusia 35 tahun, dan Perga Deo Rivando, seorang Second Officer berusia 22 tahun.
Meskipun dua ABK telah diselamatkan, pencarian masih berlanjut untuk menemukan empat ABK yang belum ditemukan.
Berdasarkan informasi dari salah satu ABK yang berhasil dievakuasi, diketahui bahwa dua orang ABK berada di tongkang yang tidak tenggelam, sementara empat lainnya masih hilang.
Rizky Dwianto, Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, menjelaskan bahwa tim pencari telah diberangkatkan.
“Termasuk RIB 02 Banten, untuk mencari enam orang ABK yang hilang dengan jarak ke titik lokasi kejadian (LKP) sekitar 15,16 Nm dari Dermaga Golden Key,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Rizky, kabar baik datang pada pukul 12.22 WIB, ketika enam ABK yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
“Mereka dievakuasi oleh KN Tanjung Datu, dan tongkang yang terlibat dalam insiden tersebut telah berhasil ditarik oleh TB Sahabat Kapuas Utama 07 menuju area bekas Dermaga Pelindo 2 Bojonegara,” imbuhnya.
Ia menambahkan, tenggelamnya Kapal TB Mega 09 kemungkinan di sebabkan oleh factor cuaca di Perairan Selat Sunda.
“Untuk saat ini, yang kami ketahui dikarenakan cuaca, ombak dan angin yang tidak bersahabat,” pungkasnya.
Berikut nama-nama ABK yang berhasil dievakuasi oleh KN Tanjung Datu adalah Ali Usman (Kapten, 34 tahun), Boni Afano (Chief Officer, 55 tahun), Ismaili (Juru Mudi, 54 tahun), Wahyudin (Kelasi, 19 tahun), Ridho Idris (Kelasi, 26 tahun), dan Alexandro (KKM, 28 tahun). (Red/Dwi)







