Home / Daerah

Kamis, 17 April 2025 - 16:21 WIB

Jelang PSU Pilkada Kabupaten Serang, Terjadi Dugaan Money Politics di Kecamatan Mancak

Perwakilan Gakkumdu Polres Cilegon Iptu Muhyidin l Dok. Dwi MY-BNC

Perwakilan Gakkumdu Polres Cilegon Iptu Muhyidin l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Masyarakat Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, dihebohkan oleh kabar mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas setempat.

Kabar tersebut beredar setelah peristiwa dugaan praktik money politics oleh salah satu tim sukses dari pasangan calon pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang yang terjadi pada Selasa malam, 15 April 2025.

Menanggapi hal itu, Iptu Muhyidin, perwakilan Gakkumdu Polres Cilegon, menegaskan bahwa anggota Bhabinkamtibmas tersebut tidak melakukan OTT terkait dugaan money politics.

Dia menjelaskan bahwa kedatangan petugas kepolisian tersebut adalah untuk mengamankan lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan praktik tidak etis tersebut.

“Awalnya itu ada masyarakat yang lapor ke Polsek bahwa ada money politics, terus Bhabinkamtibmas ke lokasi, jadi kita bawa ke Polres itu biar tidak ada gaduh di sana. Jadi, Bhabinkamtibmas itu bukan melakukan OTT, tapi mengamankan khawatir ada keributan. Barang bukti uang atau amplop juga tidak ada,” jelas Muhyidin di Mapolres Cilegon pada Rabu, 16 April 2025.

Baca Juga :  SMAN 4 Pandeglang Juara Unbaja Tournamen E-Sport Antar Pelajar

Ia juga menambahkan bahwa dari informasi yang diperoleh, situasi di lapangan tidak ditemukan barang bukti yang mencurigakan.

“Enggak tahu keburu digerebek masyarakat, enggak tahunya memang enggak ada barang buktinya, itu perlu pendalaman. Sekarang lagi diperiksa di Panwascam Kecamatan Mancak,” tambahnya.

Saat peristiwa berlangsung, dua orang diamankan dan dibawa ke Polres Cilegon untuk dimintai keterangan. Namun, kedua individu tersebut telah dikembalikan ke Panwascam Mancak untuk proses lebih lanjut.

“Kalau semalam (Selasa malam) yang dibawa itu cuma dua orang, itu juga yang satunya mengaku tidak tahu,” ujar Muhyidin, menunjukkan bahwa kedua orang tersebut tidak mengaku sebagai bagian dari tim sukses.

Baca Juga :  FASS: Zakiyah-Najib Jalan Baru untuk Warga Kabupaten Serang Bahagia

Dari hasil keterangan sementara, mereka mengaku hanya bertugas untuk mengumpulkan warga dan menyosialisasikan pelaksanaan PSU yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April mendatang.

“Pengakuannya hanya mengumpulkan orang, terus memberitahu bahwa pelaksanaan PSU tanggal 19 April silakan datang ke TPS dan silakan kalau memilih sesuai hati nurani. Mengakunya dia enggak menyuruh memilih ke pihak mana pun,” terangnya.

Saat ini, Panwascam Kecamatan Mancak sedang memeriksa lebih lanjut mengenai kedua orang yang diduga terlibat dalam dugaan money politics tersebut.

“Jadi kan mekanisme memang seperti itu, tidak langsung di penyidik Polri. Di Panwascam dulu, baru nanti hasil pemeriksaan Panwascam kita kumpul kejaksaan, polisi, dan Bawaslu. Apakah hasilnya layak dimajukan sesuai apa tidak,” tutup Muhyidin. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Andra Soni Gagas Optimalisasi Industri Pangan di Banten

Daerah

Tingkatkan Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Kabupaten Serang-RS Tonggak Husada Teken PKS

Daerah

Bupati Pandeglang Tinjau Dampak Puting Beliung, Janji Pemulihan Cepat

Daerah

DWP Provinsi Banten Gelar Sosialisasi Aplikasi e-Asuh Untuk Stimulasi

Daerah

Pemkot Serang Percepat Normalisasi Sungai dan Kali untuk Atasi Banjir

Daerah

Puluhan Kabel Semrawut di Jalan Ahmad Yani, Ciceri, Kota Serang Ditertibkan

Daerah

Kejar Target Retribusi Rp1,3 Miliar, Dishub Kota Serang Rekrut 400 Juru Parkir

Daerah

Sambut HUT 25 Tahun Provinsi Banten, FTB Gelar Pertunjukan Teater dan Diskusi Publik