Home / Daerah

Minggu, 4 Mei 2025 - 09:31 WIB

Bapak Gede Gubernur Banten Andra Soni Mumuluk Bareng Masyarakat Baduy

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni sebagai Bapak Gede melakukan Mumuluk Bareng (Sarapan Pagi Bersama, red) dengan masyarakat Baduy di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Minggu, 4 Mei 2025.

Turut mendampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman.

Mumuluk Bareng pertama kali digelar dalam Seba Baduy Tahun 2025. Selama perjalanan sejarah Seba Baduy, agenda Mumuluk Bareng belum pernah dilaksanakan.

Mumuluk Bareng merupakan wujud kebersamaan Bapak Gede dengan masyarakat Baduy. Dalam Mumuluk Bareng, Andra Soni makan sajian makanan khusus dari masyarakat Baduy kepada Bapak Gede berupa laksa dan sayur yang terbuat dari umbut atau batang muda rotan. Laksa adalah sebuah makanan berbahan tepung beras yang dilakukan fermentasi.

Baca Juga :  Pemprov Banten Tindaklanjuti Insiden di SMAN 1 Cimarga, Kepala Sekolah Dinonaktifkan Sementara

“Tadi saya Mumuluk Bareng dengan masyarakat Baduy. Saya makan laksa dan sayur umbut atau batang muda rotan yang khusus hanya disajikan ke Bapak Gede,” ungkap Andra Soni.

Usai Mumuluk Bareng, Andra Soni bersama Tinawati Andra Soni melepas masyarakat Baduy di Gerbang Gedung Negara Provinsi Banten untuk melaksanakan Seba Panungtung di Pendopo Kabupaten Serang. Satu persatu warga Baduy pamit kepada Andra Soni dan Tinawati Andra Soni sambil berjabat tangan.

Pada Seba Baduy tahun ini, Andra Soni mengaku mendapatkan permintaan masyarakat Baduy untuk perbaikan jalan. Dirinya menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan jalan untuk akses masyarakat Baduy.

Baca Juga :  Kirab Pemilu Bukan Ajang Seremonial, KPU Kabupaten Serang Optimis Tekan Golput

Andra Soni mengatakan perayaan Seba Baduy sangat meriah. Namun, Andra Soni berpesan, dari kemeriahan Seba Baduy bukankah sebuah tontonan. Tapi tuntunan.

“Seba Baduy bukan sebagai tontonan. Seba sebagai tuntunan,” ucapnya.

Tuntunan tersebut, menurut Andra Soni, salah satunya masyarakat Baduy menunjukkan kepada masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam dan adat istiadat.

Hal senada juga diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten berlangsung khidmat. “Seba ke Bapak Gede berlangsung khidmat,” ungkapnya. Selain itu, menurut Lukman, banyak filosofi Seba Baduy yang menjadi bahan tuntunan masyarakat lainnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Nataru, UPT PSC 119 Kabupaten Serang Siap Layani Masyarakat

Daerah

Peringatan Nuzulul Qur’an, Pemkab Pandeglang Gelar Santunan Yatim Piatu Hingga Mengajian Bersama

Daerah

Al Muktabar Raih Penghargaan Dari Kanwil Kemenkumham Provinsi Banten

Daerah

Pemprov Banten Didorong Gagas Festival Transparansi Anggaran Dalam Bentuk Pemberantasan Korupsi

Daerah

Tebar 10 Ribu Bibit Ikan, Polres Serang Kuatkan Ketahanan Pangan

Daerah

Pemerintah Terus Berupaya Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

Daerah

Dipimpin AHY, Elektabilitas Demokrat Naik Lagi Capai 11,6 Persen di Survei Kompas

Daerah

Permudah Terima Aduan MBG dari Masyarakat, Pemkot Serang Siapkan Call Center hingga Website Khusus