Home / Daerah

Senin, 19 Mei 2025 - 16:54 WIB

DPRKP Kabupaten Serang Siapkan Strategi Jitu Turunkan Jumlah RTLH

Kepala Bidang Perumahan DPRKP Deni Hartono saat ditemui di ruang kerjanya l Dok. Dwi MY-BNC

Kepala Bidang Perumahan DPRKP Deni Hartono saat ditemui di ruang kerjanya l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) mencatat adanya penurunan jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang signifikan tahun ini.

Data terbaru menyebutkan bahwa ada sebanyak 7.579 unit RTLH, turun dari angka 8.196 pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut menunjukkan keberhasilan berbagai program dan upaya kolaboratif dalam meningkatkan kualitas perumahan warga.

Dalam rangka mendukung upaya ini, DPRKP Kabupaten Serang menganggarkan Rp5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan RTLH tahun ini.

Kepala Bidang Perumahan DPRKP Deni Hartono menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan verifikasi terhadap 200 calon penerima bantuan.

“Saat ini DPRKP masih melakukan proses verifikasi untuk 200 penerima bantuan perbaikan RTLH tahun 2025,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin, 19 Mei 2025.

Baca Juga :  Realisasi Pajak Air Bawah Tanah di Kabupaten Serang Telah Mencapai Rp 2,6 M

Deni menambahkan bahwa proses verifikasi sudah mencapai 90 persen. Ia menjelaskan bahwa meskipun banyak usulan yang masuk terkait permintaan peningkatan rumah, program DPRKP difokuskan pada pembangunan rumah baru.

“Untuk yang 200 unit ini khusus untuk pembangunan. Jadi dari rumah yang tidak layak huni kita robohkan dan dibangun baru. Anggaran setiap unit sebesar Rp25 juta,” katanya.

Selain itu, dari total 8.196 RTLH yang memiliki Surat Keputusan (SK) Bupati Serang, sebanyak 617 unit telah berhasil dibangun melalui berbagai program bantuan, meninggalkan sisa sekitar 7.579 unit yang masih dalam proses penanganan.

Baca Juga :  SK Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Serang Ditarget Rampung Tepat Waktu

Program penanganan RTLH ini tidak hanya melibatkan DPRKP, tetapi juga berbagai pihak lain seperti Baznas, Bank Jabar Banten (BJB), pemerintah provinsi, dan sumber dana dari APBN.

Bahkan, ada juga inisiatif dari swasta melalui CSR yang berasal dari Indahkiat dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di wilayah Kabupaten Serang, yang turut mempercepat realisasi program.

Deni menegaskan bahwa target tahun ini adalah mencapai 1.000 unit rumah baru yang dibangun dari dana stimulan, dan semua kegiatan dilakukan berdasarkan data yang sama agar tidak terjadi tumpang tindih program.

“Dipastikan tidak ada program RTLH yang tumpang tindih karena semua stakeholders menggunakan data yang kami berikan,” pungkasnya.(Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasus Korupsi PT SBM, Bupati Serang Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Pengawasan Ketat

Daerah

Masuk Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Dikenakan Tiket Parkir, Motor Rp2.000 dan Mobil Rp3.000

Daerah

Polda Banten Tangkap Dua Tersangka Pengoplosan BBM di Serang

Daerah

Ganjar Ditemani Rano Karno ke Rangkasbitung, Napak Tilas Perjalanan Bung Karno

Daerah

Hadir dalam pembukaan Masa Sidang II T.A 2022-2023, Walikota Serang gencarkan Infrastruktur Pasca Banjir

Daerah

Warga RW 06 Safira Kota serang Gelar Tasyakuran Usai Bangun Jalan Beton Hasil Swadaya

Daerah

Peningkatan SDM Jadi Prioritas Andra Soni

Daerah

Lakukan Razia Sejak April, Polda Banten Sita 75 Ribu Botol Miras