Home / Daerah / Ekonomi / Pariwisata

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:08 WIB

Pandeglang Tingkatkan Ekonomi Pesisir Lewat Pelatihan Pengolahan Kulit Kerang dan Pusat Kreativitas

Pelatihan pengolahan kulit kerang di kantor UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten l Dok. Guntur-BNC

Pelatihan pengolahan kulit kerang di kantor UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten l Dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Pandeglang merupakan daerah yang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten, tentu Pandeglang jadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang mengunjungi Banten.

Selain objek wisata pantai, tentu kerajinan tangan bisa jadi penunjang pertumbuhan ekonomi warga pesisir pantai Pandeglang.

Melihat potensi itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten berupaya mengembangkan potensi tersebut dengan mengadakan pelatihan pengolahan kulit kerang.

Acara yang dihadiri 20 orang peserta dari Kecamatan Carita dan Labuan tersebut digelar di kantor UPTD DKP Banten pada Selasa, 20 Mei 2025.

Baca Juga :  Reses DPRD Banten di Tangsel Fokus Bahas Pendidikan dan Lingkungan

Bay Adam, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir DKP Banten, mengungkapkan Pandeglang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten tentu membuat banyak wisatawan berdatangan. Kerajinan tangan berpotensi meningkatkan perekonomian warga pesisir.

“Pandeglang kan terpanjang garis pantainya, jadi banyak limbah kulit kerang, ini potensi meningkatkan pendapatan warga,” ungkapnya di sela acara pelatihan.

Bay Adam menyadari minimnya pengetahuan warga tentang potensi dari limbah kerang, sehingga perlu diadakannya penyuluhan dan pelatihan pada warga.

“Warga masih belum banyak mengetahui potensi Pengelolaan limbah kulit kerang sehingga masih perlu disosialisasikan kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaring Atlet Muda Berbakat di Pandeglang, Turnamen Futsal Antar Pelajar Jadi Ajang Pembuktian

Di tempat yang sama, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Pandeglang Mia Maulani Rizki mengungkapkan bahwa Pandeglang yang memiliki garis pantai seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir, karena ketersediaan bahan baku yang melimpah.

“Menyadari luas wilayah pesisir pantai Pandeglang, masyarakat tidak akan kesulitan mencari bahan baku,” ungkapnya.

Disinggung soal hambatan, Mia menjelaskan bahwa hasil dari diskusi dengan warga pesisir, kesulitannya di segi pemasaran produk. Oleh karenanya, masyarakat berharap disediakanya pusat perbelanjaan kerajinan tangan khas Pandeglang. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, HDCI Serang Santuni Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Takjil Gratis

Daerah

Proyek Strategis Nasional Dikeluhkan Warga, Ombudsman On The Spot Kunjungi Kecamatan Mauk

Daerah

Delapan Lagu Tradisional Banten Capai Puncak Popularitas di Spotify

Daerah

Gelar FGD, Komisi Informasi Banten Uji Kepentingan Pemohon Informasi

Daerah

Gelar Banten Automotive Exhibition 2022, Al Muktabar Harap Daya Beli Masyarakat Meningkat

Daerah

Andra Soni Optimis Realisasi Investasi Jadi Motor Pemerataan Ekonomi Banten

Daerah

Tolak Tambang Ilegal, Warga Mekarsari Malah Terancam Pidana Penjara

Daerah

MBG di Pandeglang Sasar 25.670 Penerima