BagusNews.Co – Pandeglang merupakan daerah yang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten, tentu Pandeglang jadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang mengunjungi Banten.
Selain objek wisata pantai, tentu kerajinan tangan bisa jadi penunjang pertumbuhan ekonomi warga pesisir pantai Pandeglang.
Melihat potensi itu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten berupaya mengembangkan potensi tersebut dengan mengadakan pelatihan pengolahan kulit kerang.
Acara yang dihadiri 20 orang peserta dari Kecamatan Carita dan Labuan tersebut digelar di kantor UPTD DKP Banten pada Selasa, 20 Mei 2025.
Bay Adam, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir DKP Banten, mengungkapkan Pandeglang memiliki garis pantai terluas di Provinsi Banten tentu membuat banyak wisatawan berdatangan. Kerajinan tangan berpotensi meningkatkan perekonomian warga pesisir.
“Pandeglang kan terpanjang garis pantainya, jadi banyak limbah kulit kerang, ini potensi meningkatkan pendapatan warga,” ungkapnya di sela acara pelatihan.
Bay Adam menyadari minimnya pengetahuan warga tentang potensi dari limbah kerang, sehingga perlu diadakannya penyuluhan dan pelatihan pada warga.
“Warga masih belum banyak mengetahui potensi Pengelolaan limbah kulit kerang sehingga masih perlu disosialisasikan kembali,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Kabupaten Pandeglang Mia Maulani Rizki mengungkapkan bahwa Pandeglang yang memiliki garis pantai seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir, karena ketersediaan bahan baku yang melimpah.
“Menyadari luas wilayah pesisir pantai Pandeglang, masyarakat tidak akan kesulitan mencari bahan baku,” ungkapnya.
Disinggung soal hambatan, Mia menjelaskan bahwa hasil dari diskusi dengan warga pesisir, kesulitannya di segi pemasaran produk. Oleh karenanya, masyarakat berharap disediakanya pusat perbelanjaan kerajinan tangan khas Pandeglang. (Red/Guntur)







