Home / Daerah / Pemerintah / Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:59 WIB

Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan, Pemkot Serang Jamin Tak Ada Intervensi dalam SPMB

Walikota Serang Budi Rustandi saat diwawancarai wartawan usai menandatangani komitmen SPMB 2026/2027 di Aula Setda Kota Serang l Dok. Istimewa

Walikota Serang Budi Rustandi saat diwawancarai wartawan usai menandatangani komitmen SPMB 2026/2027 di Aula Setda Kota Serang l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Seluruh kepala sekolah di Kota Serang harus menjalankan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara adil, transparan, dan tanpa adanya titipan dari pihak manapun.

Demikian disampaikan Walikota Serang Budi Rustandi usai menandatangani komitmen sistem penerimaan murid baru (SPMB) di Aula Setda Kota Serang, pada Senin, 15 Juni 2026. “Kalau kepala sekolah tidak komitmen, saya pastikan akan saya beri sanksi seberat-beratnya, bahkan pemecatan,” ujar Budi.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan penerimaan siswa berjalan sesuai aturan dan tidak memihak, Budi menegaskan, aparat sipil negara (ASN) harus berani menolak tekanan dan intervensi dari pihak manapun, termasuk oknum organisasi masyarakat, pejabat, maupun pihak lain yang mencoba memanfaatkan proses SPMB untuk kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Bawaslu Banten Dorong Partisipasi Masyarakat Lakukan Pengawasan Pelaksanaan Pemilu 2024

“Saya keras banget kalau ada ASN yang aneh-aneh. Walaupun itu oknum ormas, oknum pejabat, atau siapa pun yang menitipkan atau mengancam, enggak usah takut selama kita benar. Laksanakan dengan adil,” tegas Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi menekankan, praktik titip-menitip yang selama ini menjadi sorotan publik harus dihapuskan. Ia meminta kepala sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan agar berani menolak segala bentuk tekanan dari pihak manapun demi menjaga integritas dan keadilan dalam penerimaan siswa baru. “Tidak perlu takut terhadap tekanan maupun ancaman dari oknum pejabat, organisasi masyarakat, atau pihak lain yang mencoba menitipkan calon siswa,” tuturnya.

Selain penegasan tersebut, Pemkot Serang juga melakukan langkah antisipatif terkait kapasitas sekolah. Pemerintah Kota menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta yang bersedia menggratiskan SPP bulanan bagi siswa. Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, sekolah swasta yang bekerjasama akan mendapatkan bantuan dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda) yang rencananya mulai diberikan tahun depan, sesuai kemampuan anggaran daerah.

Baca Juga :  Siswa SMA Nurul Fikri Boarding School Jadi Anggota Paskibra Kabupaten Serang 2026

Sebagai bagian dari upaya memotivasi dan meringankan beban orang tua, usai proses SPMB selesai, Pemkot Serang akan membagikan seragam gratis. Untuk jenjang SD, akan diberikan seragam merah putih lengkap, sedangkan untuk SMP akan diberikan seragam biru putih. “Kelas satu yang mau masuk SD sama yang mau masuk SMP. Ini untuk memotivasi para orang tua agar enggak merasa terlalu terbebani,” ujarnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polisi Ciduk Terduga Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Tukang Cilok di Cikupa

Daerah

Cak Nawa Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Publik Inspiratif Dalam P4GN

Daerah

Khawatir Membahayakan, Warga Kota Serang Minta Bak Angkutan Sampah Diganti

Daerah

Sungai Diuruk, Petani dan Nelayan Muncung Geruduk BBWSC3

Daerah

Sepi Pengunjung, Pedagang Kawasan Stadion Ciceri Menolak Relokasi

Daerah

Bawaslu Kabupaten Serang Buka Pendaftaran Pengawas TPS Pilkada Serentak

Daerah

Kota Serang Dikepung Banjir, BPBD: Banyak Bangunan Liar di Bibir Kali

Daerah

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang