Home / Nasional

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:43 WIB

Pembangkit USC Jawa 9 dan 10 Suralaya Tahap Kedua Resmi Beroperasi

BagusNews.Co – Pembangkit listrik Ultra Super Critical (USC) tahap 2 di Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini resmi memasuki tahap awal operasi komersial (COD).

Proyek strategis ketahanan energi nasional ini mengusung teknologi pembangkit USC tercanggih di Asia Tenggara dengan kapasitas total 2 x 1.000 megawatt (MW).

Dikembangkan oleh PT Indo Raya Tenaga (IRT), proyek ini memiliki peran vital dalam menjaga pasokan listrik di wilayah Jawa dan Bali, khususnya pada sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (JAMALI).

Dengan total kapasitas 2.000 MW, pembangkit ini akan menambah daya listrik yang andal untuk kebutuhan industri dan masyarakat luas, termasuk wilayah metropolitan Jakarta dan sekitarnya.

Saat ini, Jawa 9 & 10 tengah memasuki fase normalisasi, di mana seluruh sistem pembangkit dan jaringan kelistrikan diuji guna memastikan performa optimal.

“Fase ini merupakan prosedur penting agar seluruh unit dapat beroperasi dengan aman, efisien, dan sesuai standar yang berlaku. Mohon doa dan dukungannya hingga proses konstruksi selesai. Kami berharap proyek ini dapat terus berjalan lancar dalam tahapan operasional,” kata General Manager Pembangkit USC Jawa 9 & 10, Steve Adrianto, dalam keterangannya, Kamis 8 Oktober 2025.

Baca Juga :  May Day 2023 Ribuan Buruh Banten Ogah Demo di Kantor Gubernur, Pilih Demo ke Jakarta

Dengan teknologi mutakhir, Jawa 9 & 10 menjadi pembangkit berskala gigawatt paling efisien di Indonesia. Pembangkit ini mengadopsi teknologi USC dengan efisiensi tinggi dan ramah lingkungan, serta dilengkapi sistem pengendalian emisi terbaik.

Beberapa teknologi ramah lingkungan yang digunakan antara lain: Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk mengendalikan emisi nitrogen oksida (NOx).

Flue Gas Desulfurization (FGD) untuk mengurangi emisi sulfur dioksida (SO2) sebelum dilepaskan ke udara.
Electrostatic Precipitator (ESP) yang berfungsi menyaring partikel halus dari gas buang agar tidak mencemari udara.

Selain berkontribusi dalam peningkatan pasokan listrik, IRT juga menjalankan proyek ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan melibatkan lebih dari 1.000 tenaga kerja lokal dalam setiap tahap konstruksi.

“Kami mencatat total 62 juta jam kerja tanpa kecelakaan, sebagai bukti komitmen kami terhadap keselamatan kerja dan kesejahteraan tenaga kerja lokal,” tambah Steve Adrianto.

Baca Juga :  PLN UID Banten Siaga Penuh  Antisipasi Musim Hujan, Ajak Masyarakat Cek Instalasi Kelistrikan

Senior Analyst dari Institute for Essential Services Reform (IESR) menyatakan bahwa proyek ini menjadi contoh sukses penerapan teknologi ramah lingkungan di sektor ketenagalistrikan Indonesia.

“Teknologi ini sudah terbukti efisien dan dapat diadopsi di PLTU lain sebagai solusi untuk peningkatan efisiensi dan pengurangan emisi,” ungkapnya.

Proyek Jawa 9 & 10 diharapkan menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor dapat berjalan selaras dengan pembangunan berkelanjutan.

Ketua Komisi II DPRD Cilegon, Fauzi Desvandy, juga memberikan apresiasi saat kunjungan kerja ke Site Office IRT pada Maret 2025. Ia berharap pembangkit ini dapat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, sekaligus mendukung transisi energi menuju net zero emission dengan sistem kelistrikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“PT IRT telah memberikan kontribusi besar dengan membuka peluang kerja bagi masyarakat Cilegon dan sekitarnya,” ungkapnya. (Red/Arise)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bantuan Hewan Kurban Sapi Dari Presiden Untuk Provinsi Banten Mencapai 1,15 Ton

Nasional

Pemerintah Terima Hasil RUPS, Laporan Keuangan PLN 2022 Cetak Sejarah

Daerah

Banten Belum Capai Target Pelayanan Adminduk, Kemendagri Beri Waktu Hingga Akhir Tahun 2023

Daerah

Bedah Buku Babad Alas Karya Wamendagri Bima Arya di Kota Cilegon

Nasional

AHY Tinjau Penataan Kawasan Permukiman Nelayan di Desa Tanjung Anom
Pada kegiatan Simposium Desa 2023, Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendorong kepala desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

Nasional

Dukung Pemerataan Pembangunan, Mendagri Dorong Kepala Desa Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

Nasional

Kementerian PPPA Berikan Penghargaan Kepada 14 Provinsi sebagai Provila

Nasional

Penyelundupan Ratusan Kilogram Sabu Jaringan Internasional Digagalkan BNN dan Bea Cukai di Samudra Hindia