Home / Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 12:45 WIB

Kawal Produk Pertanian Lokal Masuk Dapur MBG, Pemuda Tani Indonesia Kunjungi Kabupaten Lebak

BagusNews.Co- DPP Pemuda Tani Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis kawasan sentra pertanian, pengolahan hasil bumi, serta infrastruktur pendukung program strategis nasional, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kunjungan kerja strategis dipimpin langsung Sekjen DPP Pemuda Tani Indonesia Suroyo, dimana peninjauan difokuskan pada kesiapan rantai pasok hulu hingga hilir, dengan titik tekan khusus pada sinergi sektor hulu hortikultura, dengan hilirisasi pemenuhan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.

Sekjen DPP Pemuda Tani Indonesia, Suroyo mengungkapkan, keberlanjutan swasembada pangan nasional sangat bergantung pada keterpaduan antara produktivitas, kepastian pasar, dan inovasi yang ramah lingkungan.

“Kegiatan hari ini memastikan bahwa program hilirisasi seperti Dapur MBG, dapat menyerap langsung produk petani lokal kita, khususnya komoditas penggerak ekonomi seperti pangan, dan hortikultura yang sehat,” kata Suroyo, Sabtu, 12 September 2026.

Mantan Presiden Mahasiswa Untirta ini melanjutkan, uji coba inovasi BIOSAKA pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Dapur MBG, menjadi bukti bahwa ekosistem yang dibangun sangat komprehensif.

Baca Juga :  Kepala BKKBN RI Lakukan Kunker ke Kabupaten Lebak

“Kita tidak hanya menjaga standar gizi dari bahan pangan yang segar, tetapi juga memastikan sanitasi dan lingkungan di sekitar dapur tetap terjaga, tanpa residu limbah yang berdampak negatif,” bebernya.

Suroyo yang kini menjadi Tenaga Ahli Menteri Pertanian juga menekankan, pentingnya peran strategis generasi muda, dalam mengawal praktik pertanian dan pengelolaan yang modern dan berkelanjutan dari hulu ke hilir.

“Pemuda Tani Indonesia hadir untuk memastikan bahwa energi anak muda, masuk ke dalam setiap lini rantai nilai pertanian. Petani kita tidak lagi sendirian, karena ada Dapur MBG yang siap menyerap hasil panen yang jadi jerih payah petani, dan operasional hilirnya pun dikelola dengan inovasi yang ramah lingkungan,” pungkas Suroyo.

Sementara itu, Sekretaris DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten, Eko Noviyadi, menyambut baik kunjungan DPP ke Provinsi Banten.

Menurut Eko, komitmen penuh jajaran Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten untuk menjadi motor penggerak di lapangan, dalam menjembatani kebutuhan Dapur MBG dengan hasil panen para petani lokal, khususnya di Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Baznas Tetapkan Nilai Zakat Fitrah, Warga Kota Tangerang Diimbau Bayar Tepat Waktu

“Banten memiliki potensi agraris yang luar biasa, khususnya di Kabupaten Lebak. Melalui peninjauan ke sentra petani cabai, terong, dan sayuran lainnya, serta dengan implementasi BIOSAKA di Dapur MBG hari ini, kami di daerah melihat peluang besar bagaimana pemuda tani bisa mengambil peran sebagai agregator sekaligus inovator,” tuturnya.

Masih dikatakan Eko, sinergi erat antara Kementerian Pertanian dan Pemuda Tani Indonesia, dapat mempercepat swasembada pangan yang berkelanjutan berbasis petani lokal yang semakin tangguh, sekaligus memberikan dampak ganda yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, perbaikan kualitas gizi masyarakat, serta kelestarian lingkungan setempat.

“Kami siap mengawal agar pasokan pangan untuk program gizi, konsisten berasal dari keringat petani Banten sendiri, dengan tata kelola yang terbebas dari masalah lingkungan,” tambah Eko. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Serang Alokasikan Dana Insentif Guru Madrasah di APBD 2026

Daerah

Diduga Kampanyekan Andra-Dimyati, Ketua Apdesi Lebak Diperiksa Bawaslu

Daerah

Al Muktabar Sembelih Hewan Kurban Sapi Bantuan Presiden Joko Widodo dengan Berat 1,15 Ton

Daerah

Buka SMI KOMDA Banten Cup II, Gubernur Andra Soni Sebut Disiplin Jadi Kunci Atlet Raih Prestasi

Daerah

Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kepada Mahasiswa dan Pelajar, Senator Ali Ridho : Mereka Generasi Penerus Kedepannya

Daerah

Ajak Masyarakat Sehat, Gardu Ganjar Gelar Senam Jantung di Tangerang

Daerah

Distan Banten Catat Potensi Penen Padi Capai 768.132 Ton GKG di Triwulan Pertama Tahun 2026

Daerah

Provinsi Banten Jadi Percontohan Peningkatan Kualitas Data, Andra Soni : Kami Siap Berkolaborasi