Home / Daerah

Selasa, 18 November 2025 - 20:04 WIB

Tokoh Masyarakat Dukung Pengaturan Jam Operasional Kendaraan Tambang di Banten

BagusNews.Co – Tokoh masyarakat Banten Embay Mulya Syarief menilai bahwa pengaturan jam operasional dan jalur kendaraan pertambangan perlu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

Ia juga berharap Gubernur Banten Andra Soni dapat mengambil langkah yang tepat dan tegas terkait sejumlah persoalan yang muncul di masyarakat beberapa waktu terakhir.

“Gubernur bertindak tegas mengatur jam operasional itu,” ungkap Embay Mulya Syarief pada Selasa (18/11/2025).

“Untuk menghindari yang sifatnya mudharat, gubernur bertindak tegas, dalam mengatur jam operasional, dengan telah menerbitkan SK Gubernur Nomor 567 Tahun 2025 tentang Pembatasan jam oprasional kendaraan angkutan tambang” sambungnya.

Baca Juga :  Masuk 10 Provinsi Tertinggi Inflasi Secara Nasional, A Damenta Akan Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah di Banten

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni telah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 567 Tahun 2025 tentang Penetapan Pembatasan Jam Operasional dan Jalur Lalu Lintas untuk Kendaraan Angkutan Tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan di Wilayah Provinsi Banten.

Kepgub tersebut menetapkan jam operasional kendaraan angkutan tambang mineral bukan logam dan batuan di Provinsi Banten mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 05.00 WIB. Selain itu, Kepgub juga mengatur sejumlah jalur lalu lintas angkutan tambang di seluruh Kabupaten dan Kota se- Provinsi Banten.

“Bisalah jam operasional itu malam, misalnya jam 10 malam hingga pukul 5 pagi hari. Karena kegiatan masyarakat juga mulai berkurang kalau malam hari,” katanya.

Baca Juga :  ‎PMII Banten Soroti Isu Buruh dan Pendidikan dalam Aksi May Day 2026

Ia juga berharap kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Banten tersebut dapat dipatuhi oleh pelaku usaha pertambangan.

“Mereka (pelaku usaha tambang) harus mengikuti aturan,” imbuhnya.

Selain itu, Embay Mulya Syarief berpesan agar Pemprov Banten terus menjalin komunikasi yang intens, baik dengan masyarakat maupun pelaku usaha tambang, sehingga dapat ditemukan solusi terbaik tanpa merugikan pihak mana pun.

“Lakukan komunikasi dengan masyarakat dan kepada pengusahanya harus diberikan pemahaman juga,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Green Tourism, PLN Banten Bangun SPKLU di Kawasan Wisata Tanjung Lesung

Daerah

BEM Nusantara Kawal Penataan Wilayah Pertambangan Rakyat: Dorong Transparansi ESDM dan Percepat Kepastian Legal
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo saat menerangkan tentang program mudik Lebaran gratis yang digelar Pemprov Banten.

Daerah

Ada Mudik Gratis Dari Pemprov Banten, Berikut Daerah Tujuannya

Daerah

KPU Mulai Lakukan Rekapitulasi Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten/Kota

Daerah

Pantau Pilkada Serentak 2024 di Banten, JRDP Fokus Praktik Politik Uang dan Netralitas ASN

Daerah

DPD Gerindra Banten Gelar Gebyar Pasar Rakyat dan UMKM, Ini Rangakaian Kegiatannya

Daerah

Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang, Ini Pesan Andra Soni

Daerah

Besok Tujuh Anggota KPU Banten Periode 2023-2028 Dilantik di Jakarta