Home / Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 14:36 WIB

Dindikbud Kabupaten Serang Hanya Akan Perbaiki 20 Ruang Kelas Rusak Berat, Sisanya Minta Bantuan Pusat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, membeberkan kondisi memprihatinkan sarana pendidikan di wilayahnya. Berdasarkan data terbaru, jumlah ruang kelas yang rusak mencapai ribuan unit, baik di jenjang SD maupun SMP.

‎Secara rinci, untuk tingkat SD terdapat 875 ruang kelas rusak berat dan 1.273 ruang kelas rusak sedang.

‎Sementara untuk jenjang SMP, tercatat sebanyak 203 ruang kelas rusak berat dan 503 ruang kelas rusak sedang.

‎”Kondisinya sangat memprihatinkan. Namun tantangan terbesar kita saat ini adalah keterbatasan anggaran karena APBD tahun ini terkena potongan cukup besar, mencapai Rp428 miliar,” ujar Aber Nurhadi, kepada wartawan, Kamis, 16 April 2026.

‎Akibat keterbatasan fiskal tersebut, Dindikbud terpaksa melakukan efisiensi dan skala prioritas yang sangat ketat terhadap perbaikan sarana prasarana pendidikan.

Baca Juga :  Bersama Menteri ATR/BPN, Andra Soni Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Bante

‎Tahun ini, pihaknya hanya mampu mengalokasikan dana untuk membangun atau memperbaiki sekitar 20 ruang kelas saja menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

‎”Kita paling tahun ini bisa membangun sekitar 20 ruang kelas yang kondisinya paling darurat. Untuk sisanya, kita berupaya maksimal mengajukan bantuan dan revitalisasi ke pemerintah pusat,” ungkap Aber.

‎Untuk menutupi kekurangan tersebut, Aber menyatakan akan segera berkoordinasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

‎Besok, ia dijadwalkan bertemu dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar untuk membahas program Rehabilitasi Infrastruktur Pendidikan (Repit).

‎Saat ini, tercatat sudah ada 153 SD dan 54 SMP di Kabupaten Serang yang datanya sudah masuk dalam sistem aplikasi usulan pusat.

Baca Juga :  Meski Belum Optimal, Baznas Kota Serang Optimis Capai Target Zakat Rp6,5 Miliar

‎”Mudah-mudahan kita mendapatkan kuota sekitar 50 sampai 60 persen dari yang diusulkan. Itu sudah sangat membantu sekali,” ujarnya.

‎Aber menjelaskan bahwa proses jadwal pelaksanaan revitalisasi ruang kelas SD dan SMP akan berjalan setelah kuota resmi diterima.

‎Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pengerjaan fisik biasanya mulai dilakukan pada bulan Agustus dan tidak akan lewat dari September.

‎”Biasanya kalau program Repit itu Agustus sudah mulai jalan. Insya Allah secepatnya, karena beberapa sekolah sudah ada yang dipanggil untuk verifikasi. Kami berharap hasilnya positif,” pungkasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Desa Wisata Tambang Ayam Raih Juara 1 ADWI Tingkat Kabupaten Serang

Daerah

Di Puncak HPN 2026, Andra Soni: Pers Pilar Demokrasi, Mitra Strategis Pemerintah

Daerah

Di Balik Program Sekolah Gratis Provinsi Banten, Ada Kisah Masa Kecil Andra Soni yang Mengharukan

Daerah

Sampah Capai 1.200 Ton Per Hari, Kabupaten Serang Siap Jadi Lokasi Utama Pembangunan PSEL

Daerah

Atasi Permasalahan Kenakalan Remaja, Bupati Serang Ambil Langkah Bersama Forkopimda

Daerah

Pupuk Pak Bhabin, Produk Unggulan Desa Tegal Maja Mejeng di Ajang Agrinex 2025

Daerah

Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Wapres Gibran Kunjungi Kota Serang Pekan Depan

Daerah

Jalan Desa hingga Sekolah Gratis, Andra Soni–Dimyati Tanamkan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Banten