Home / Daerah

Selasa, 19 Maret 2024 - 13:22 WIB

DPMD Banten Tingkatkan Lembaga Masyarakat Desa/Kelurahan dalam Rangka Promotif Kesehatan 2024

Kader Posyandu di Kota Serang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan desa/kelurahan | Dok. Istimewa

Kader Posyandu di Kota Serang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan desa/kelurahan | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kapasitas kelembagaan lembaga masyarakat desa/kelurahan. Hal itu dalam rangka promotif kesehatan tahun 2024.

Plt Kepala DPMD Provinsi Banten, Aan Muawanah mengatakan, peningkatan kapasitas kelembagaan lembaga masyarakat desa/kelurahan menjadi sangat penting. Khususnya kelembagaan Posyandu dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan juga penanganan stunting.

“Khusus kepada kader Psoyandu yang selama ini sudah aktif membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di segala bidang, khususnya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, ibu dan anak serta meningkatkan peran dan eksistensi posyandu di Provinsi Banten,” kata Aan dalam kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan lembaga masyarakat desa/kelurahan di Kota Serang, Selasa 23 Januari 2024, lalu.

Baca Juga :  DPMD Banten Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2023 di Kampus ITI

Aan menjelaskan, Indonesia saat ini masih dihadapkan dengan permasalahan kesehatan khusunya terkait gizi kronis atau stunting. Bahkan pemerintah pusat menjadikan percepatan penanganan stunting sebagai program strategis nasional, di mana target penurunan stuntibg hingga 2024 mencapai 14 persen.

“Angka prevalensi stunting di Banten sendiri hingga kini terus mengalami penurunan. Berdasatkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) angka prevalensi stunting di Banten saat ini mencapai 20 persen,” jelasnya.

Menurur Aan, percepatan penurunan stunting dilakukan melalui dua cara, yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif. “Salah satu kegiatan intervensi sensitif yaitu begaiaman mengubah mengajak masyarakat untuk mengikuti perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pastikan Ketersediaan, Pemkot Serang Tinjau Stok Bahan Pokok di Lotte Mart Grosir

Aan juga memastikan, Pemprov Banten terus berkomitemn dan seriua dalam uoata percepatan penurunan stunting, salah satunya dengan mencanangkan gerakan cegah stunting.

“Sesuai dengan aturan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, Posyandu menjadi salah satu lembaga desa/kelurahan yang menanganai kesehatan dasar masyarakat. Posyandu merupakan wadah peran serta masyarakat yang menyelenggarakan sistem pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas manusia,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Aan, wajar jika keberdaan Posyandu menjadi cukup strategis. Hal itu lantaran peranan Posyandu dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan di masyarakat.

“Kami berharap, dengan kegiatan ini lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan dapat meningkatkan komitmen, pengetahuan dan keterampilan. Sehingga pelayanan posyandu dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bawaslu Ajak Mahasiswa Aktif Awasi Pilkada Serentak 2024

Daerah

Terus Berkolaborasi dengan Mitra Kerja, Direktur Distribusi PLN Sambangi PT Smart Meter Indonesia

Daerah

Usai Pilkada, Annisa Langsung Pimpin Pemuda Tani Provinsi Banten

Daerah

Kirab Pemilu Bukan Ajang Seremonial, KPU Kabupaten Serang Optimis Tekan Golput

Daerah

Pj Gubernur Banten Ajak Mahasiswa Berperan Tangani Stunting dan Gizi Buruk

Daerah

Cetak Agen Perubahan di Era Bonus Demografi, UPI Kampus Serang Gelar MOKAKU 2025

Daerah

Antisipasi Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Banten Buka Command Center Untuk Lakukan Koordinasi

Daerah

Dinsos Banten Pastikan Penyaluran UEP di Lebak Tepat Sasaran