Home / Daerah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:34 WIB

Kota Serang Dilanda Banjir, Ribuan Rumah Terendam dan Lebih dari 3.000 Warga Terdampak

Banjir melanda Kota Serang, lebih dari 3.000 warga terdampak dan waktu pemantauan terus diperpanjang l Dok. Roy-BNC

Banjir melanda Kota Serang, lebih dari 3.000 warga terdampak dan waktu pemantauan terus diperpanjang l Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat sebanyak 12 kejadian banjir yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kasemen dan Serang.

Genangan air mulai terjadi sejak Jumat sore, 2 Januari 2026, dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan di sejumlah wilayah kota.

“Banjir paling luas terpantau di Kecamatan Kasemen. Sejumlah lingkungan terdampak antara lain Kroya Lama, Puri Keraton, Masjid Agung Banten, Sukajaya, Kompleks Banten, Baru Bugis, Kendal, Ambon, Jabang Bayi, Jenggot, hingga Cikedung,” ungkap Plt Kalaksa BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, kepada wartawan, Sabtu, 3 Januari 2026.

Di Kecamatan Kasemen, banjir merendam Lingkungan Kroya Lama RT/RW 006/002 Kelurahan Banten dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter, yang berdampak pada 120 rumah, 134 kepala keluarga (KK), atau sekitar 406 jiwa. Sebanyak 50 KK sempat mengungsi ke tempat aman.

Sementara itu, di Perumahan Puri Keraton Kelurahan Kasemen, air mencapai kedalaman 30 sentimeter dan menggenangi sekitar 120 rumah. Di kawasan Masjid Agung Banten, air sempat menggenangi pelataran masjid dan area makam dengan ketinggian 10-20 sentimeter, namun saat ini sudah surut.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Tingkatkan Akses Bandara Lewat MoU dengan Angkasa Pura dan Jasa Marga

“Lingkungan Sukajaya Kelurahan Banten terdampak pada tiga RT dengan total 151 rumah, 165 KK, dan 518 jiwa. Kondisi serupa terjadi di Kompleks Banten Kelurahan Banten, yang mempengaruhi 70 rumah,” jelas Diat.

Lebih lanjut, Diat menyebutkan banjir terdalam tercatat di Lingkungan Baru Bugis, Kelurahan Banten, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter, yang menggenangi lima rumah.

Wilayah lain di Kecamatan Kasemen yang terdampak meliputi Lingkungan Kendal Kelurahan Margaluyu, dengan 55 rumah terendam dan 10 KK mengungsi. Di Lingkungan Ambon Kelurahan Margaluyu, 199 rumah dan satu fasilitas umum, yakni SDN Ambon, terdampak, dengan dua KK mengungsi.

Selain di Kecamatan Kasemen, banjir juga melanda Kecamatan Serang, tepatnya di Lingkungan Cimuncang Cilik Kelurahan Cimuncang, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan berdampak pada 10 rumah. Beberapa lingkungan lain seperti Jabang Bayi Kelurahan Kasunyatan, Jenggot, dan Cikedung Kelurahan Margaluyu, masih tergenang hingga laporan ini disusun.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar Tegaskan Dirinya Sangat Serius Tangani Non ASN

BPBD mencatat sebanyak 62 KK harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hingga pukul 04.25 WIB, total warga terdampak mencapai 1.087 KK atau sekitar 3.033 jiwa, dengan 1.023 unit rumah terendam.

“Kondisi di sebagian besar lokasi menunjukkan tren surut, tetapi masih terdapat beberapa lingkungan yang hingga dini hari airnya belum sepenuhnya turun, seperti di Lingkungan Kendal dan Jenggot Kelurahan Margaluyu,” ujar Diat.

Ia menambahkan bahwa personel BPBD telah ditempatkan untuk melakukan pemantauan, evakuasi warga, serta pendataan lanjutan. “Alat dan sumber daya juga telah disiagakan di wilayah-wilayah yang sering terdampak banjir,” tandasnya. (Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mahasiswa Unsera dan Komnas Perlindungan Anak Sosilasisasi Anti Bullying di SMK

Daerah

Pemkab Serang Resmi Terbitkan Sembilan Perda Sepanjang 2024

Daerah

Luncurkan SRIKANDI, Plh Sekda Banten Virgojanti: Kearsipan Salah Satu Pelayanan Dasar Pemerintahan

Daerah

Pandeglang Siap Sambut Investasi, Wakil Bupati Ajak Investor di Banten Investment Forum 2025

Daerah

Gandeng Kemenkumham, Pemkab Serang Cegah Pengiriman Pekerja Migran Ilegal

Daerah

Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Imbas Efisiensi atau Keseragaman?

Daerah

Pemprov Banten Konsentrasi Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat Jelang Nataru

Daerah

Sebelum Daftar ke KPU, Andika-Nanang Gelar Deklarasi Bersama 6 Parpol