Home / Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:50 WIB

Kejar Predikat UHC Prioritas, Kota Serang Butuh 7 Persen Lagi Peserta PBI BPJS Kesehatan

Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih membutuhkan kuota sebanyak 51 ribu atau 7 persen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

‎Jumlah tersebut dibutuhkan demi mengejar predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, yang saat ini masih belum dicapai oleh Pemkot Serang.

‎Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi, menyampaikan saat ini pihaknya masih membutuhkan kuota peserta PBI BPJS Kesehatan sebanyak 51 ribu jiwa.

‎”Kurang lebih kita butuh sekitar 51 ribu jiwa untuk mencapai UHC, kurang lebih 7 persen lagi,” ujar Ibra ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 8 Januari 2026.

‎Sementara, keaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan di wilayah Kota Serang baru mencapai 73 persen atau 563.689 jiwa.

‎Sedangkan, total kebutuhan kuota untuk meraih predikat UHC Prioritas harus mencapai 762.008 jiwa.

‎Demi mengejar predikat UHC Prioritas, Dinsos Kota Serang terus berupaya dan berkolaborasi dengan pihak BPJS, Pemprov Banten, dan pemerintah pusat untuk penambahan kuota peserta PBI.

‎”Kita berkolaborasi dengan pihak BPJS bagaimana mengaktifkan lagi peserta BPJS banyak yang mati, banyak yang nunggak,” kata Ibra.

‎”Kemudian, kuota peserta PBI juga akan kita tambahkan yang tadinya 63 ribu bisa ditambah 10 sampai 20 ribu peserta lagi,” sambungnya.

‎Dari kelima item di atas, lanjut Ibra, apabila kolaborasi terus ditingkatkan maka Kota Serang bisa meraih predikat UHC Prioritas.

‎Ibra menuturkan keuntungan yang didapat warga Kota Serang apabila predikat UHC Prioritas dicapai. Yakni fasilitas peserta BPJS Kesehatan bisa langsung digunakan pada hari ini juga, tanpa harus menunggu masa aktif 14 hari.

‎Bahkan, keuntungan ini berlaku juga bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri. Artinya semua jenis BPJS Kesehatan bisa langsung aktif pada saat itu juga.

‎”Keuntungan UHC Prioritas bagi masyarakat Kota Serang yang sakit, ingin dilayani dengan BPJS PBI dia bisa aktif. Jadi mereka langsung ke rumah sakit cukup bawa KTP, ketika itu juga langsung aktif. Tapi kalau non prioritas (UHC) pengaktifannya 14 hari,” ungkap Ibra.

‎Tak hanya itu, Ibra juga membutuhkan anggaran untuk mengcover peserta PBI BPJS dan mengejar prediksi UHC prioritas sekitar Rp5 hingga 10 miliar.

‎”Kita butuh kurang lebih Rp10 sampai 20 ribu lagi untuk mengaktifkan BPJS PBI, kalau dianggarkan mungkin sekitar 5 samapi Rp10 miliar,” katanya.

‎Sejauh ini, dikatakan Ibra, pihaknya masih mendiskusikan perihal ini bersama pihak BPKAD, Dinkes, maupun BPJS. Ia berharap Pemkot Serang tahun ini segera meraih predikat UHC Prioritas.

Baca Juga :  Layani Pemudik 24 Jam, BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik 2026 di 8 Titik Strategis

‎”Harapan kita sih secepatnya. Target mudah mudahan di semester awal ini ada penambahan kuota, ada upaya dari pihak BPJS untuk pengaktifan BPJS mandirinya, dan provinsinya juga ada penambahan kuota, begitu juga dari pusat,” tandasnya. (Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Aktivasi IKD di Kota Serang Masih Jauh Dari Target

Daerah

Generasi Muda Menjadi Garda Terdepan Dalam Perangi Hoaks Pemilu 2024

Daerah

Tanggap Darurat! Ini Deretan Wilayah Penyumbang Sampah Terbesar di Tangerang Selatan

Daerah

Generasi Muda Jadi Target Utama Program Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Daerah

Lawan Andika Hazrumy, Zakiyah Optimistis Menang di Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Lindungi Usaha Kecil, Pemprov Banten Gratiskan Pembuatan Nomor Induk Berusaha On the Spot

Daerah

Momentum HUT RI Vespa Banten Days 2022 sediakan doorprize Vespa tahun 1977

Daerah

KORMI Banten Target Masuk 5 Besar Pada FORNAS VII 2023