Home / Daerah

Senin, 19 Januari 2026 - 18:28 WIB

Kesenian Terbang Gede Kota Serang Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Asda II Kota Serang, Yudi Suryadi, saat menyerahkan sertifikat Warisan Tak Benda Indonesia asal Kota Serang kepada Kepala Dindikbud, Ahmad Nuri I Dok. Istimewa

Asda II Kota Serang, Yudi Suryadi, saat menyerahkan sertifikat Warisan Tak Benda Indonesia asal Kota Serang kepada Kepala Dindikbud, Ahmad Nuri I Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Kesenian Terbang Gede resmi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTb) Indonesia asal Kota Serang oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia.

‎Tak hanya itu, museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia telah terdaftar secara nasional di Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

‎Hal itu disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, saat memimpin apel pagi di halaman lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Senin, 19 Januari 2026.

‎”Ini merupakan bagian dari upaya memajukan kebudayaan di Kota Serang,” ujarnya.

‎Yudi mengungkapkan penetapan kesenian Terbang Gede sebagai WBTb itu pada 15 Desember 2025 oleh Kemenbud.

‎Kemudian, pada 7 Januari 2026, museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia telah terregistrasi secara nasional oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai cagar budaya.

‎”Capaian ini patut kita banggakan bersama.  Melalui penyerahan sertifikat dan SK (walikota) pada hari ini, saya berharap seluruh pihak semakin memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai kekuatan identitas daerah,” tutur Yudi.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri menyampaikan dinobatkannya Terbang Gede sebagai WBTb dan museum Sepeda Pramuka Keliling Dunia sebagai cagar budaya, membuktikan kekhasan Kota Serang sangat melimpah.

‎”Benda ini adalah sebuah karya yang bukan hanya warisannya, tapi spiritnya yang dulu memiliki akar sejarah menjadi pemantik ajaran Islam dalam dakwah-dakwahnya,” ujarnya.

‎”Sekarang juga menjadi pemantik bagi perawatan syiar-syiar keislaman dan proses pembangunan di Kota Serang. Karena Kota Serang berharap menjadi kota yang maju, tapi tidak tercabut dari akar budayanya,” sambung Nuri.

‎Nuri menegaskan komitmen Pemkot Serang terus mengembangkan warisan-warisan budaya.

‎”Dan ini modal pembangunan yang sedang digerakkan oleh Walikota Serang Pak Budi Rustandi agar maju kotanya, sejahtera rakyatnya dan berakar dari tradisi dan budaya,” pungkasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Komunitas Kembali Persembahkan Pementasan Fragmen Segare

Daerah

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Begini Analisis Risiko dari Komisi I DPRD Kabupaten Serang

Daerah

TP PKK se-Provinsi Banten Latihan Angklung Sebagai Pelestarian Budaya

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar: Pemprov Banten Terus Merawat Keberagaman

Daerah

Cegah PSU di Pilkada 2024, KPU Kota Serang Gelar Bimtek di Tingkat Kelurahan

Daerah

Perempuan 38 Tahun Ditemukan Meninggal di Tandon Ciater, Polisi Selidiki Penyebabnya

Daerah

Ribuan Pelajar SMP Kumpul di Alun-alun Barat Kota Serang, Rame-rame Baca Al-Qur’an

Daerah

Pemprov Banten Akan Fasilitasi dan Evaluasi Raperda Sesuai Ajuan Daerah Pada E-Perda