Home / Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:26 WIB

Cegah Radikalisme di Sekolah, Wakil Bupati Tangerang Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Sinergi lintas sektor di Kabupaten Tangerang sebagai upaya pencegahan radikalisme melalui pendidikan dan literasi digital l Dok. Munjul-BNC

Sinergi lintas sektor di Kabupaten Tangerang sebagai upaya pencegahan radikalisme melalui pendidikan dan literasi digital l Dok. Munjul-BNC

BagusNews.Co – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka rangkaian kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme yang diikuti oleh peserta didik SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Selasa, 3 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan moral dan karakter generasi muda dalam menghadapi ancaman paham radikalisme.

Intan menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai benteng utama dalam mencegah masuknya paham radikalisme ke kalangan pelajar.

“Benteng terbaik untuk melawannya adalah pendidikan karakter, keteladanan, dan penguatan nilai kebangsaan. Untuk pencegahan paham-paham radikalisme masuk ke anak-anak kita, khususnya di tingkat SMA, kegiatan ini melibatkan guru dan murid dengan berbagai narasumber yang berkompeten,” ujarnya.

Lebih lanjut, Intan juga menambahkan bahwa radikalisme tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan secara langsung, melainkan sering masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, dan ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar.

Baca Juga :  Kota Serang Duduki Peringkat Keempat Angka Pengangguran Terbuka Se Provinsi Banten

“Radikalisme seringkali masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, serta ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar. Adalah tugas kita bersama, mulai dari dunia pendidikan, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pelajar itu sendiri untuk dapat bersama-sama mencegahnya,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguasaan literasi digital dan sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Di era digital saat ini, penyebaran paham radikal, hate speech, dan konten intoleran kerap menyusup melalui platform digital dan gawai yang digunakan pelajar setiap hari.

“Kita tidak bisa membatasi anak-anak mengakses informasi digital. Yang bisa kita berikan adalah pemahaman bagaimana mereka menggunakan media sosial sebijak mungkin. Apa yang diunggah, dibagikan, dan diserap harus dipikirkan secara matang, karena ujaran kebencian saja itu sudah melanggar undang-undang,” jelasnya.

Baca Juga :  Batik Banten Memperkenalkan Sejarah dan Budaya Banten

Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh intoleransi serta radikalisme.

“Ketika pemerintah, sekolah, orangtua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pelajar berjalan bersama, maka ruang bagi paham-paham yang merusak persatuan akan semakin sempit,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara berkelanjutan dan berjenjang, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga SMA agar paham radikalisme tidak masuk ke lingkungan pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Di pundak kalian, masa depan daerah dan negara dititipkan. Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya hari ini saja, tetapi berlanjut dan berjenjang,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti oleh guru pendamping dan perwakilan siswa dari SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang, dengan menghadirkan narasumber dari unsur Densus 88, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta lembaga sosial tingkat Provinsi Banten. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Persilakan Ketua RT dan RW Kampanye, Sekda Kota Serang: Bukan Perangkat Kelurahan

Daerah

Bukti Kinerja Pengawasan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Serang Raih Gakkumdu Award 2025
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriyadi saat mengalami pembalap kelas RX King pada Minggu, 27 Juli 2025 | Dok. Guntur-BNC

Daerah

Mahatama Karya Open Road Race 2025 Jadi Momentum Pengembangan Olahraga dan Pariwisata di Pandeglang

Daerah

Mahasiswa Desak Masuk Kantor Setda Pandeglang

Daerah

PLN UID Banten Dukung Pelaku UMKM di Kawasan Wisata Melalui Program ELSA

Daerah

Diduga Melanggar HAM, Lab Humanity Minta Gubernur Banten Batalkan Loker RS Cilograng dan Labuan

Daerah

Karir Perempuan di BUMN, Sekretaris Perusahaan ASDP : Bukan Sebagai Pelengkap

Daerah

Dewi Setiani : Keluarga Minang Perekat Persatuan, Penggerak Maju Pandeglang