BagusNews.Co – Banjir yang kembali melanda Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu malam, 8 February 2026, merendam permukiman warga untuk kedelapan kalinya dalam satu bulan terakhir.
Kejadian heroik terulang ketika Kepala Desa Idaman, Ilman, mengantarkan anak usia 9 tahun bernama Iqbal Sadewa untuk khitanan. Ia terpaksa melawan arus banjir deras karena akses jalan ke Desa Surianen terputus total.
“Iya, hari ini kami antar anak untuk sunatan dari Desa Idaman ke Desa Surianen, jaraknya sekitar 15 kilometer,” ujar Ilman kepada wartawan, Senin, 9 February 2026.
Perjalanan ini dilakukan karena perhitungan adat yang mengharuskan ritual khitanan dilaksanakan tepat pada hari itu.
Ilman menuturkan, perjalanan ke rumah mantri Edi di Desa Surianen memakan waktu 30 menit saat berangkat. Namun, saat pulang melawan arus banjir, butuh waktu satu setengah jam. “Setengah jam berangkat, pulang melawan arus 1,5 jam. Di Desa Surianen, ada dua titik jalan yang terputus,” pungkasnya.(Red/Difeni)







