BagusNews.Co – Bulan Ramadan identik dengan ibadah puasa, yakni menahan haus dan lapar sejak subuh sampai petang hari.
Momen ini juga bisa terganggu apabila pola makan yang kurang baik. Beberapa penyakit pun akan muncul pada saat berpuasa.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, mengungkap bahwa penyakit lambung menjadi yang paling umum terjadi saat bulan puasa Ramadan.
”Pada umumnya sih tidak menutup kemungkinan lambung yang paling banyak,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu, 22 Februari 2026.
Menurutnya, penyakit tersebut dapat dicegah apabila kita bisa menerapkan pola makan yang tepat, terutama pada saat berbuka puasa.
Hasanuddin menyarankan agar orang yang berpuasa untuk segera berbuka dan mendekatkan waktu sahur di waktu yang tepat, untuk menghindari kesakitan.
”Bagaimana caranya agar orang itu kuat maka kepada orang yang mau berpuasa ya menyegerakan buka pada saat waktu buka,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan umat Muslim untuk tidak menyantap makanan yang pedas atau asam saat berbuka puasa, karena dapat memicu gangguan pencernaan.
”Jangan buru-buru makan makanan yang pedas atau asam. Pasti akan ada gangguan pencernaan, salah itu,” pesan dia.
Hasanuddin menekankan pentingnya kesadaran diri untuk menjaga pola makan saat berpuasa, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung.
”Kalau perut kosong jangan dihantam sama makanan yang pedas dan asam. Kenapa, karena tadinya perut kosong, itu merangsang daripada pengeluaran asam lambung,” jelasnya.
Dirinya juga turut menyampaikan rasa syukur lantaran masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan bulan suci Ramadan di tahun ini.
Dengan kedatangan bulan penuh berkah tersebut, ia menilai orang yang dirawat di rumah sakit justru cenderung menurun.
“Kalau saya lihat di rumah sakit rumah sakit pada umumnya, ramadan agak menurun tingkat kesakitannya. Biasanya seperti itu, karena puasa itu kan sehat sesungguhnya,” pungkas Hasanuddin. (Red/ Roy)







