BagusNews.Co – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka Pelatihan Penyusunan Policy Brief Angkatan I bagi pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Tangerang. Acara ini berlangsung mulai hari ini hingga 17 April 2026 dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Intan menekankan pentingnya penguatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi dinamika pembangunan saat ini. “Dinamika pembangunan saat ini menuntut aparatur pemerintah harus dinamis, cepat, dan tepat. Untuk itu, ASN harus terus meningkatkan skill dan kompetensinya agar tidak hanya mampu sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga mampu membuat bahan rekomendasi kebijakan yang efektif dan ringkas, berbasis data dan analisis yang komprehensif,” ujarnya.
Intan menjelaskan, penyusunan policy brief menjadi instrumen penting dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran. Policy brief yang disusun secara baik mampu memuat analisis permasalahan, data pendukung, serta rekomendasi kebijakan yang jelas dan aplikatif. Ia menegaskan, kemampuan ASN dalam membaca dan mengolah data secara komprehensif menjadi kunci utama dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan pemahaman data yang baik, kebijakan yang dihasilkan tentu akan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Policy brief harus disusun secara ringkas, namun tetap berbasis pada data dan analisis yang kuat sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Intan mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan narasumber dengan sebaik-baiknya. Ia berharap, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan langsung di masing-masing unit kerja untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi harus dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara lebih efektif,” tuturnya.
Kepala Badan BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rahmat melaporkan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ASN dalam menyusun policy brief yang efektif, berbasis data, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi ASN demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peserta pelatihan terdiri atas pejabat dari berbagai instansi seperti sekretaris dinas, kepala bagian, camat, dan sekretaris kecamatan. Mereka akan mendapatkan materi terkait pengembangan kompetensi ASN, implementasi ASN berakhlak, antikorupsi, konsep studi kebijakan publik, serta analisis masalah dan kebijakan publik.
Beni menambahkan, pelatihan ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan analisis isu kebijakan dan mempercepat penerapan kebijakan berbasis data yang akurat. Dengan kegiatan ini, diharapkan ASN mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih relevan dan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red/Munjul)







