BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi Banten akan meresmikan pembentukan pusat layanan pembayaran (Payment Point) Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Agen Samsat sebagai salah satu upaya mendekatakan pelayanan kepada masyarakat.
Peresmian tersebut dijadwalkan akan langsung dihadiri Gubernur Banten Andra di Kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026).
Program Payment Point PKB Agen Samsat dirancang agar masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Melalui agen yang ditempatkan di desa dan kelurahan, layanan pembayaran PKB diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terjangkau.
Sebelumnya, Kepala Bapenda Provinsi Banten Berly Rizki Natakusumah mengatakan Agen Samsat merupakan inovasi pelayanan yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembayaran PKB.
“Membayar pajak tidak perlu jauh-jauh lagi untuk membayar di Samsat, gerai Samsat, ataupun Samsat Keliling. Tapi nanti akan ada Agen Samsat yang ditempatkan di desa dan kelurahan,” ungkapnya.
Menurut Berly, Agen Samsat akan direkrut dari unsur di luar ASN maupun PPPK. Rekrutmen dilakukan terhadap aparatur pemerintah desa dan kelurahan, Koperasi Desa (KOPDES), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga masyarakat yang berminat menjadi Agen Samsat dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dirinya menjelaskan, pada tahap awal dibutuhkan sebanyak 1.553 Agen Samsat untuk mendukung pelaksanaan program tersebut di seluruh Provinsi Banten.
Kabupaten Tangerang dipilih sebagai daerah percontohan (pilot project) pelaksanaan Payment Point PKB Agen Samsat sebelum diterapkan secara bertahap di kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten.
Berly berharap inovasi tersebut dapat menghadirkan pelayanan perpajakan yang semakin dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki jarak cukup jauh menuju kantor pelayanan Samsat.
“Kalau kita bicara pilot project, ini adalah bagian yang mengawali. Mungkin nanti ke depan, baik masyarakat di Sumur, di Cigelis, ataupun di Citorek itu jangan jauh-jauh lagi untuk membayar. Itu harapan kami. Jadi di desa dan kelurahannya pun bisa membayarkan pajak,” pungkasnya.(Red/Dede)







