Home / Daerah / Nasional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Diresmikan Prabowo, Kapolri dan Gubernur Banten Tinjau Jembatan Merah Putih di Bayah

BagusNews.Co- Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Banten Andra Soni, mengikuti Peresmian Jembatan TNI Polri secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto.

Turut hadir Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki diJembatan Merah Putih Presisi Polri Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya mengatakan, Polri menargetkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polri sebanyak 895.

“875 sudah selesai dibangun, 17 jembatan dalam proses pembangunan, dan empat jembatan dalam perencanaan,” kata Listyo dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Jumat, 14 Agustus 2026.

Baca Juga :  Swasembada Pangan, Andra Soni: Produksi Padi Banten 2025 Melonjak 16,84 Persen

Usai peresmian, Kapolri menyapa para pelajar yang turut menikmati hasil pembanguan  jembatan untuk akses menuju sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tas dan alat tulis untuk para pelajar oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

“145 jembatan Merah Putih Polri Presisi  di wilayah Polda Banten, terbanyak dibanding wilayah Polda lainnya,” beber Listyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Jakarta mengungkapkan, pembangunan Jembatan Merah Putih dan pembangunan sumber air bersih untuk masyarakat membuktikan bangsa Indonesia yang bersatu. Termasuk, bergotong royong menggali potensi yang ada di Indonesia.

“Kita telah bahu membahu. Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Bahagianya bisa berbuat yang berarti bagi rakyat kita. Rakyat juga telah mengakui,” katanya.

Baca Juga :  Kejar Gelar Doktor, Desy Ratnasari Lakukan Penelitian di DPRD Banten

Menurut Prabowo, pembangunan Jembatan Merah Putih dan sumber air bersih untuk masyarakat adalah bukti TNI dan Polri mencintai masyarakat. Itu juga adalah bentuk bakti kepada rakyat dan kepada negara.

Dalam laporannya, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, jembatan yang telah dibangun, terpanjang dibangun di Aceh Tamiang yang panjangnya 240 meter. Sedangkan yang paling sulit di Ogan Komering Ilir yang membutuhkan waktu enam bulan dan harus menggunakan ponton dan patok-patok penguat tanah. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

Daerah

PMI Banten Resmikan Klinik Utama Bhakti

Daerah

KPU Kabupaten Serang Edukasi Gen Z tentang Pentingnya Hak Pilih

Daerah

Al Muktabar Digantikan Ucok Abdulrauf Sebagai Pj Gubernur Banten

Daerah

Pemprov Banten Sidak Harga Telur dan Daging Ayam Ras di Pasar Rau

Daerah

Lantik 72 Kepala Sekolah dan 1 Pengawas Sekolah, Ini Pesan Al Muktabar 

Daerah

Pendaftar PPDB SMP Negeri di Kota Cilegon Membeludak, Helldy: Jalankan Sesuai Aturan

Daerah

Hari Ini Pemkot Serang Relokasi Pedagang Taman Sari