Home / Daerah / Ekonomi / Pendidikan

Rabu, 6 November 2024 - 21:48 WIB

Emak-emak di Kabupaten Serang Ikuti Pelatihan Tata Boga untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Jajaran DPKD Kabupaten Serang berfoto bersama peserta usai pelatihan tata boga.

Jajaran DPKD Kabupaten Serang berfoto bersama peserta usai pelatihan tata boga.

BagusNews.Co — Sebanyak 90 emak-emak di Kabupaten Serang mengikuti pelatihan tata boga yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPKD Kabupaten Serang Andi Suriati menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

“Jadi maksudnya bagaimana caranya memanfaatkan perpustakaan dari hasil membaca itu, bagaimana kita bisa mempraktikkan dan dari hasil praktik itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.CO pada Rabu, 6 November 2024.

Andi menambahkan bahwa Program TPBIS menjadi salah satu prioritas di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), yakni perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca atau menyimpan buku.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Antar Kepergian Tokoh Pendiri Banten H. Tryana Sjam'un Ke Peristirahatan Terakhir

“Tapi, bagaimana caranya perpustakaan itu bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya kita mengadakan pelatihan-pelatihan seperti tata boga,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Andi berharap masyarakat dapat mengambil manfaat dari hal-hal kecil seperti praktik pembuatan yogurt, yang bisa dikembangkan menjadi produk lain seperti salad dan es jelly.

“Itu kan bisa menjadi salah satu penghasilan kalau ditekuni mereka, walaupun hal kecil, tapi kalau lama-lama itu dan benar-benar diniatkan, itu bisa bermanfaat buat mereka,” terangnya.

Baca Juga :  Kirab Pemilu Bukan Ajang Seremonial, KPU Kabupaten Serang Optimis Tekan Golput

Pelatihan dilaksanakan di beberapa desa, dimulai di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang pada 22 Oktober, dilanjutkan di Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang, dan Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas pada 29 Oktober 2024.

“Untuk pesertanya setiap desa 30 orang atau ibu-ibu, mereka dilatih membuat tata boga. Kalau tahun kemarin di Kecamatan Cikande itu pelatihannya pembuatan abon,” ucapnya.

Andi memastikan bahwa Program TPBIS akan diadakan setiap tahun dengan monitoring untuk melihat apakah peserta pelatihan melanjutkan untuk membuka usaha.

“Jadi, tujuan intinya untuk memberikan keahlian ibu-ibu dengan diberikan ilmu oleh narasumber yang kita undang,” pungkas Andi. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Ungkap Peran Penting Kolaborasi Dalam Penanganan Stunting

Daerah

Banten Akan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Gerakan Lansia Berdaya

Daerah

Bawaslu Kabupaten Serang Fokus Awasi Money Politics dan Netralitas ASN

Daerah

Meski Dianggarkan Pemprov Banten, Andra Soni-Dimyati Tolak Pakaian Dinas hingga Tempat Tidur

Daerah

Lewat Olahraga, Des Ganjar Kenalkan Ganjar Pranowo ke Masyarakat Rangkasbitung

Daerah

TLHP Tahun 2022 Provinsi Banten Capai 100 Persen, Al Muktabar : Kita Penuhi Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Daerah

Harapan Baru Pendidikan Agama: Warga Bangun Ulang Madrasah Nurul Huda

Daerah

TP PKK Banten Harap Lokakarya Penangan Stunting Terpadu Menjadi Wadah Pembelajaran Bagi Kader