BagusNews.Co – Forum Perjuangan Honorer (FPH) Kabupaten Serang akan mengadakan aksi damai di Pendopo Kabupaten Serang.
Aksi ini direncanakan berlangsung pada Selasa, 14 Januari 2025 mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB, dengan dihadiri sekitar 1.000 peserta.
Demikian tertera dalam surat tembusan aksi damai bernomor 001/01.Sek/FPH/2025 yang dilayangkan kepada Polda Banten pada Kamis, 9 Januari 2025.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, FPH menegaskan bahwa tujuan dari aksi damai ini adalah untuk menyampaikan pendapat di muka umum terkait pengangkatan tenaga honorer.
Rivai, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, mengonfirmasi bahwa demo di Pendopo Kabupaten Serang akan berlangsung sesuai rencana.
“Iya benar, kalau tidak ada halangan, pasti jadi. Cuma besok kita akan kumpul dulu di BKD (BKPSDM), tapi kemungkinan besar sih jadi karena perizinan sudah semua, tinggal aksi doang,” ujarnya kepada wartawan.
Rivai juga menyampaikan kekhawatiran mengenai status PPPK di daerah, yang saat ini terkatung-katung.
“Nasib PPPK saat ini, seperti di OPD dan Guru, tidak jelas dari pemerintah pusat terkait adanya paruh waktu tentang undang-undang-nya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa daerah tidak pernah membuka formasi untuk PPPK, dan berharap aksi ini mendorong pemerintah daerah untuk membuka lebih banyak formasi.
“Kami berharap dengan adanya aksi ini, pemerintah daerah membuka formasi sebanyak-banyaknya agar kami diangkat menjadi PPPK di seluruh OPD, termasuk guru, kesehatan, dan lainnya,” tegasnya.
FPH memiliki beberapa tuntutan yang ingin disampaikan dalam aksi tersebut, antara lain meminta agar semua honorer diangkat menjadi pegawai penuh waktu; jika tidak bisa terealisasi, mereka meminta agar pegawai R2 dan R3 dijadikan pegawai penuh waktu.
Selanjutnya, meminta anggaran gaji paruh waktu sesuai dengan SSH maksimal; dan meminta kepastian mengenai kapan semua tuntutan untuk pengangkatan PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, akan terealisasi.
Aksi ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah daerah untuk memberikan solusi yang sesuai bagi para honorer yang telah lama menunggu kejelasan status kerja mereka. (Red/Dwi)







