Home / Daerah

Senin, 17 Februari 2025 - 20:15 WIB

Writing Camp Kubah Budaya, Semarakkan Literasi dan Lestarikan Budaya di Banten

Puluhan peserta yang terdiri atas masyarakat umum, mahasiswa, dan pelajar dari berbagai daerah di Banten berfoto bersama usai penutupan Writing Camp 2025 l Dok. Dwi MY BNC

Puluhan peserta yang terdiri atas masyarakat umum, mahasiswa, dan pelajar dari berbagai daerah di Banten berfoto bersama usai penutupan Writing Camp 2025 l Dok. Dwi MY BNC

BagusNews.Co – Setelah terhenti selama tiga tahun, Komunitas untuk Perubahan Budaya (Kubah Budaya) Banten kembali menggelar kegiatan yang menggugah semangat literasi melalui acara Writing Camp.

Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas masyarakat umum, mahasiswa, dan pelajar dari berbagai daerah di Banten berpartisipasi dalam acara ini bertujuan untuk merajut kata-kata demi melestarikan budaya ini.

Writing Camp digelarkan di Vila Pantai Mandalika, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, yang berlangsung selama dua hari, dari 15 hingga 16 Februari 2025.

Di bawah langit biru dan iringan ombak yang berkejaran, peserta Writing Camp tidak hanya berfokus pada penulisan, tetapi juga mendapatkan wawasan dari para narasumber yang berpengalaman dalam dunia sastra dan jurnalistik.

Ketua Kubah Budaya Banten Yudi Damanhuri menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pelatihan menulis.

“Writing Camp ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anak muda Banten, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya melalui seni sastra,” ujarnya kepada para peserta dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Gelar Operasi Patuh Pajak, Bapenda Banten : Prioritas Utama Terhadap Wajib Pajak yang Menunggak Pajak Kendaraan Bermotor

Yudi berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah momen singkat, melainkan menjadi awal dari perjalanan panjang dalam dunia literasi.

“Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan agar ilmu yang telah mereka dapatkan bisa terus diterapkan dan berkembang,” lanjutnya, menegaskan komitmen komunitas dalam mendukung pengembangan literasi di kalangan generasi muda.

Acara ini menjadi wadah bagi peserta untuk bertemu dan berbagi pengalaman. Narasumber yang hadir adalah individu-individu berpengalaman yang telah mengabdikan diri dalam dunia literasi, banyak di antaranya adalah anggota Kubah Budaya itu sendiri.

Kubah Budaya bukan sekadar komunitas, tetapi sebuah gerakan yang lahir dari keprihatinan terhadap sejarah intelektual Banten yang sering terpinggirkan oleh narasi budaya lain.

Didirikan pada 2006 silam oleh Wawan Anwar, yang akrab disapa Wan Anwar, komunitas ini bertujuan untuk menghidupkan kembali jejak para ulama dan cendekiawan Banten yang namanya masih dikenal hingga ke Timur Tengah.

Baca Juga :  HUT ke-497 Kabupaten Serang, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Terus Tingkatkan Capaian Pembangunan Daerah

Muhammad Alfaris, salah satu penggiat Kubah Budaya, menjelaskan filosofi yang melatarbelakangi komunitas ini.

“Bagi kita kaum pelajar, risi rasanya jika hanya muncul dalam bayang-bayang politik dan identitas daerah. Kami ingin tampil dengan ideologi intelektual, bukan sekadar terjebak dalam arus kepentingan,” paparnya.

Bagi peserta, Writing Camp ini merupakan kesempatan langka untuk memperdalam kemampuan menulis dan memperluas wawasan.

Salah satu peserta, Anggita Raissa, seorang jurnalis muda, mengungkapkan hasratnya terhadap dunia penulisan.

“Aku ingin menulis fiksi atau karya jurnalistik. Aku sangat termotivasi oleh seorang jurnalis dari Yogyakarta yang pernah meliput peristiwa mistis di sana, lalu mengubahnya menjadi sebuah buku,” ungkap Gita dengan penuh semangat.

Dengan demikian, Writing Camp ini bukan hanya sekadar acara literasi, tetapi juga merupakan gerakan yang berupaya membangkitkan budaya. Di sini, kata-kata tidak hanya ditulis, tetapi juga diwariskan sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya yang patut dilestarikan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bersama KDEKS Banten, Pemkot Serang Akan Sulap Pasar Lama Jadi Wisata Kuliner Bersertifikat Halal

Daerah

Susur Kali Angke, Gubernur Banten Andra Soni Petakan Penyebab Banjir

Daerah

Hore! Baju Lebaran Diskon Hingga 80 Persen di Banten Creative Fest

Daerah

Kemendagri Gelontorkan 9 Miliar untuk Kota Serang, Ternyata Gara-gara Ini

Daerah

Ada 3 Kecamatan Rawan Bencana, BPBD Kota Serang Siapkan Langkah Penanganggulang Bencana

Daerah

A Damenta Ungkap Pentingnya Inovasi dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Banten

Daerah

Peringati Hari Anak Nasional, Walikota Serang Ajak Semua Pihak Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Baik

Daerah

RSDP Serang Berlakukan Penyesuaian Tarif Layanan Kesehatan