Home / Daerah

Kamis, 19 Desember 2024 - 15:14 WIB

A Damenta Ungkap Pentingnya Inovasi dalam Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Banten

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta berharap dengan diluncurkannya Aplikasi Gebrak Tegas Mobile (GTm) dapat memberikan dampak terhadap penurunan angka kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting.

Aplikasi GTm tersebut hasil inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang berkolaborasi dengan Telkomsel.

“GTm ini merupakan sebuah inovasi yang dikembangkan untuk kita mengetahui dengan cepat data kemiskinan ekstrem dan stunting secara real time,” ungkap A Damenta usai menghadiri kegiatan Evaluasi Kolaborasi Gebrak Tegas dan Launching Aplikasi GTm di Gedung Serbaguna Tigaraksa, Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kamis 19 Desember 2024.

“Serta bagusnya itu berdasarkan by name by addres. Sehingga kita bisa menentukan langkah intervensinya,” sambungnya

Selanjutnya, A Damenta berharap inovasi tersebut dapat dikembangkan dan diintegrasikan di Kabupaten/Kota lainnya. Terlebih aplikasi itu sangat adaptif dan mudah digunakan oleh para kader PKK dan Posyandu dalam menginput data.

Baca Juga :  BKPSDM Kota Serang Percepat Digitalisasi Arsip Kepegawaian, Target Rampung Maret 2026

“Ini datanya dari kader, jadi kader menginput data tersebut. Saya lihat ini sistemnya juga cukup adaptif dan tidak sulit. Jadi akan memudahkan para kader,” katanya.

Selain itu, A Damenta juga meminta kepada Pemkab Tangerang dan Telkomsel untuk dapat memberikan pelatihan terhadap penggunaan aplikasi GTm tersebut. Hal tersebut untuk mengantisipasi bila terjadi kendala yang dihadapi ke depannya.

“Kita harapkan ini tidak hanya memberikan aplikasi, akan tetapi harus ada transfer knowledge kepada para kader,” imbuhnya.

Sementara, Pj Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan aplikasi GTm akan menyajikan data real time dalam upaya penanganan kemiskinan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Optimalkan Pangan Lokal dalam Penanganan Stunting

“Aplikasi ini akan digunakan oleh para kader Posyandu dan kader lainnya untuk mencatat jumlah bayi dan anak-anak, aplikasi ini mencoba menggambarkan bagaimana cara mendata terkait dengan stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan pengembangan aplikasi tersebut tidak terlepas dalam rangka mendukung pencapaian target program nasional yang telah ditetapkan dengan 5 Quick Win, yakni Taman Asuh Anak (Tamasya), Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan (GATE), Lansia Berdaya, dan AI-Super App tentang Keluarga.

“Ini menjadi wadah dalam menyosialisasikan terkait 5 Quick Win kepada para kader dan stakeholder lainnya,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

KORPRI Run Menuju Pornas Korpri 2025, Sekda Provinsi Banten Deden : Tingkatkan Okupansi Hotel Kawasan Anyer

Daerah

Momen Hardiknas, Putra Banten Raih Juara 1 Pada Teacher Literacy Award Dalam FLN 2023

Daerah

Dihadapan Alumni GMNI, Wakil Walikota Serang Terpilih Paparkan 5 Program Unggulan Budi-Agis

Daerah

Mahasiswa Unsera dan Komnas Perlindungan Anak Sosilasisasi Anti Bullying di SMK

Daerah

Darurat Penanganan Sampah! Pilar Tekankan Kolaborasi dan Sinergi di Tangerang Selatan

Daerah

Nikmati Kebersamaan Ramadan di Aston Hotels, Sajian Istimewa dan Staycation Nyaman

Daerah

Produksi Beras Provinsi Banten Surplus Pada Triwulan IĀ 

Daerah

Gawat, 25 Persen Siswa SMA di Banten Terancam Putus Sekolah