Home / Daerah

Jumat, 21 Februari 2025 - 21:34 WIB

Jelang Ramadan, Dinkopukmperindag Kota Serang Siapkan Ribuan Paket Sembako Murah

BagusNews.Co – Dinkopukmperindag Kota Serang menyiapkan 3.000 paket sembako murah, untuk dibagikan di enam kecamatan jelang bulan suci ramadan.

Kabid Perdagangan Dinkopukmperindag Kota Serang Wiwi Laras Wijayanti mengatakan distribusi paket sembako murah direncanakan bertahap, antara sebelum bulan ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kita menunggu arahan pimpinan apakah disekaliguskan atau bertahap. Bertahap itu maksudnya kita laksanakan nih sebelum puasa dan sebelum lebaran gitu,” kata Wiwi kepada wartawan, Jum’at, 21 Februari 2025.

Wiwi melanjutkan, jika kenaikan harga bahan pokok menjelang ramadan dan Hari Raya Idhul Fitri sudah menjadi hal lumrah.

“Nah, karena memang ini sudah dari tahun ke tahun yang namanya harga menjelang ramadan dan lebaran pasti tinggi,” kata Wiwi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan Atlet, DPRD Kota Serang Usul Raperda Olahraga

Masih kata Wiwi, 3000 paket sembako yang akan disubsidi oleh Pemkot Serang melalui Dinkopukmperindag difokuskan disetiap kecamatan dan kelurahan yang masyarakatnya terbilang kurang mampu.

“Nah, setiap kecamatan itu kita alokasikan per session-nya itu 3.000. 3.000 dibagi 6 kecamatan berarti 500 paket. Paket sembako murah itu nanti dibagi berapa kelurahan yang kategori masyarakat kurang mampu. Itu sasaran sasarannya.

Selanjutnya Wiwi mengungkapkan, mekanisme subsidi tersebut adalah dengan memotong harga, sehingga daya masyarakat tetap terjaga.

“Supaya mereka kebeli barang kebutuhan pokok dan kita membantu. Harga barangnya misalnya Rp110 ribu ya kita bantu Rp50 ribu nanti masyarakat hanya belinya dengan harga Rp60 ribu,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Ramadan 2023, Warga BMS Gelar Car Free Day

Dengan harga tersebut, masyarakat akan mendapatkan sembako murah, diantaranya ialah minyak goreng.

“Isinya nanti kita lihat yang lagiin naik harga itu mahal itu apa itu yang akan kita subsidi tapi sudah dapat dipastikan salah satunya adalah minyak goreng,” tegasnya.

Terakhir, Wiwi mengatakan lonjakan harga bahan pokok ini sebagai bentuk fenomena ekonomi yang normal, dimana ketika permintaan tinggi juga akan dibarengi dengan harga yang tinggi.

“Penyebab Itu karena di sistem ekonomi kan kalau banyak permintaan maka harga akan naik. Permintaan di bulan puasa dan Ramadan dan lebaran itu tinggi banget, sehingga ya sistem ekonomi yang berlaku,” tutupnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jawara dan Ulama Banten Tolak Proyek PIK 2, Suara Rakyat yang Tak Teraba

Daerah

Cegah Calo Tiket Penyeberangan, ASDP Lakukan Pencocokan Identitas Penumpang

Daerah

Pemkot Tangerang dan Polres Metro Siagakan Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Daerah

Gubernur Andra Soni Buka AMINOVA, Halalbihalal Keluarga Bani Amin Bergema di Tanah Banten

Daerah

DPT Pemilu 2024 Belum Ditetapkan, Tujuh Anggota KPU Banten Keburu Diganti

Daerah

Realisasi Pajak Banten Telah Mencapai 66,69 Persen dari Target Rp 7,9 Triliun

Daerah

Pemprov Banten Siapkan Langkah Antisipasi Disparitas Harga Komiditi Pangan

Daerah

Jemput Investasi, DPRD dan Pemprov Banten Sambangi Zheziang Tiongkok