Home / Daerah / Ekonomi / Pemerintah

Senin, 22 Desember 2025 - 20:55 WIB

Pemkab Bandung Barat Lakukan Studi Kooperatif ke Kota Cilegon

DPMD Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kunjungan studi kooperatif ke Kota Cilegon dalam rangka pengembangan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) l Dok. Arise-BNC

DPMD Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kunjungan studi kooperatif ke Kota Cilegon dalam rangka pengembangan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) l Dok. Arise-BNC

BagusNews.Co – Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kunjungan studi kooperatif ke Kota Cilegon dalam rangka pengembangan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), melalui penguatan peran Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek).

Kunjungan ini bertujuan untuk menggali praktik baik, kebijakan, serta model pengelolaan Posyantek yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi pemberdayaan masyarakat.

Rombongan DPMD Kabupaten Bandung Barat diterima oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappedalitbang beserta jajaran dan tim pengelola inovasi daerah.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek strategis, mulai dari kebijakan daerah, pola kelembagaan Posyantek, sinergi lintas perangkat daerah, hingga inovasi TTG yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat, pada Senin 22 Desember 2025, bertempat di aula kantor Bappedalitbang.

Baca Juga :  Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, PT IRT Ajak Pelajar Kelola Sampah

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Rina Fatwa Aulia, menyampaikan bahwa Posyantek memiliki peran strategis sebagai simpul inovasi di tingkat masyarakat.

“Posyantek tidak hanya menjadi tempat pelayanan teknologi tepat guna, tetapi juga wadah pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. Melalui studi kooperatif ini, kami berharap terjadi pertukaran pengetahuan dan penguatan kolaborasi antar daerah dalam mendorong inovasi TTG yang berkelanjutan,” ujar Rina.

Baca Juga :  Wali Kota Cilegon Resmikan Gedung Baru SMPN 14, Dorong Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan inovasi TTG perlu didukung oleh tata kelola kelembagaan yang kuat serta sinergi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan DPMD Kabupaten Bandung Barat Aryanto menegaskan, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan Posyantek di daerahnya.

“Kami ingin mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan Posyantek yang efektif, termasuk pola pembinaan dan dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan inovasi TTG. Praktik baik yang kami peroleh dari Kota Cilegon diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan di Kabupaten Bandung Barat,” jelas Aryanto. (Red/Arise)

Share :

Baca Juga

Daerah

Baru 2 Bulan, Uang Pajak Banten Sudah Masuk Rp 1,18 Triliun

Daerah

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63, Kejati Banten Angkat Kearifan Lokal Lewat Pildacil

Daerah

Andra Soni Dampingi Mendagri Tinjau Harga Pangan di Pasar Induk Rau

Daerah

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Akan Tempati Bekas Rumdin Wabup Serang

Daerah

Dukung Pemberdayaan Perempuan Di 12 Provinsi, MR. DIY Berikan Produknya Capai Rp 525 Juta

Daerah

Bawaslu Tegaskan Pencoblosan PSU Tidak Diwakilkan, Masyarakat Diharapkan Melapor

Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Petir Kabupaten Serang Hangus Terbakar

Daerah

Gelar Pekan Kebudayaan Daerah Banten, Tabrani : Banten Kaya Akan Seni dan Budaya