BagusNews.Co — Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Indagkop UKM) membuka pendaftaran pelatihan digitalisasi untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun 2026. Pelatihan yang akan diselenggarakan di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane ini terbagi dalam tiga gelombang, dimulai dengan Angkatan 1 pada 16-17 April, dilanjutkan Angkatan 2 pada 5-6 Mei, dan terakhir Angkatan 3 pada 7-8 Juli 2026.
Kepala Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi menyatakan, program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan UMKM di daerah tersebut tidak ketinggalan dalam pemanfaatan teknologi informasi yang berkembang pesat. Program ini bertujuan mempercepat proses transformasi digital para pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Kami ingin para pelaku UMKM di Kota Tangerang bukan hanya sekadar berjualan secara konvensional, tetapi juga mahir memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Pelatihan ini akan membekali mereka dengan strategi digital yang praktis dan relevan dengan tren pasar saat ini,” ujarnya.
Suli menambahkan, pelatihan ini dirancang secara bertahap untuk memastikan efektivitas dan penyerapan materi yang optimal. Ia menegaskan, pendaftaran dibuka untuk seluruh pelaku UMKM yang memenuhi syarat dan berlangsung secara daring melalui tautan https://bit.ly/DigitalisasiUMKM2026. Pihaknya menargetkan kuota peserta terbatas agar pelatihan dapat berjalan secara optimal dan fokus.
“Kami membagi kegiatan ini menjadi tiga angkatan agar pembinaan bisa lebih fokus dan menyasar pelaku UMKM yang benar-benar membutuhkan pendampingan dalam digitalisasi,” kata Suli.
Ia juga menyampaikan, program ini diberikan secara gratis bagi warga yang ber-KTP dan pelaku usaha di wilayah Kota Tangerang yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya.
Pemerintah Kota Tangerang berharap pelatihan ini mampu meningkatkan daya saing UMKM, mendorong inovasi, dan memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital.
“Ini adalah peluang emas untuk UMKM agar semakin kuat, inovatif, dan melek digital,” tutur Suli.
Program ini diharapkan mampu menjadi tonggak awal bagi pelaku UMKM untuk lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan tren pasar. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM di Kota Tangerang mampu meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan usaha mereka ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar global. (Red/Munjul)







