Home / Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 15:15 WIB

‎Harga Plastik Naik, DLH Kota Serang Sarankan Warga Gunakan Besek Berbahan Anyaman Bambu ‎

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi I Dok. Roy-BNC

‎BagusNews.Co – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi turut menanggapi fenomena kenaikan harga plastik yang terjadi di pasaran belakangan ini hingga menjadi perhatian publik, terutama bagi pelaku usaha.

‎Dia justru melihat hal tersebut sebagai momentum positif untuk mengubah perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

‎Farach mengaku bahwa kenaikan harga plastik ini merupakan kabar yang baik dan patut disyukuri.

‎Menurutnya, kondisi ini dapat memicu masyarakat untuk lebih berpikir kritis dalam penggunaan plastik yang selama ini menjadi penyumbang utama sampah.

‎”Saya secara Kadis LH bersyukur harga plastik mahal itu. Jadi masyarakat harus berpikir ya. Kalau temuan itu kan tergantung kondisi masyarakat yang menggunakan plastik atau tidaknya,” ujar Farach, ditemui di Puspemkot Serang, Kamis, 9 April 2026.

‎Diketahui, harga plastik di Indonesia melonjak drastis antara 30 hingga 100 persen per April 2026, memicu keluhan pelaku UMKM dan pedagang.

‎Kenaikan ini disebut-sebut disebabkan oleh terganggunya pasokan bahan baku impor dan lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Hal ini berdampak pada tingginya biaya kemasan.

‎Farach menegaskan, kenaikan harga plastik harus dijadikan momen bagi masyarakat untuk kembali meneladani tradisi nenek moyang yang jauh lebih bijak terhadap lingkungan.

‎Oleh karenanya, ia mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan wadah-wadah tradisional yang ramah lingkungan dan dapat digunakan berulang kali.

‎”Ini harus jadikan momentum bagi masyarakat, kami mengajak kepada masyarakat bahwa tradisi budaya nenek moyang kita itu tidak menggunakan plastik. Kita menggunakan wadah yang ramah lingkungan kayak besek, wadah dari anyaman bambu. Yuk kita kembali ke lingkungan yang ramah lingkungan,” ajaknya.

‎Untuk mendukung gerakan perubahan perilaku ini, Farach memastikan bahwa pihaknya tidak hanya bergerak lewat kampanye semata. Ia juga berkomitmen untuk turut memfasilitasi masyarakat dengan menyediakan alternatif wadah berbahan non plastik.

Baca Juga :  Usai 7 Kuintal Material Radioaktif Dipindahkan, BRIN Sebut Lapak Rongsokan Masuk Kategori Aman

‎”Tapi yang pasti dari Dinas LH mengajak dan insya Allah kami juga berusaha kalau ada kesempatan kita berikan yang namanya wadah atau tempat non plastik biar digunakan ulang,” tambahnya.

‎Dijelaskan lebih lanjut oleh Farach, penggunaan wadah berbahan non-plastik memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pengelolaan lingkungan. Salah satu keuntungan utamanya adalah penurunan volume atau timbulan sampah yang harus dikelola.

‎”Yang pasti timbulan sampahnya berkurang. Alam juga untuk mengelola itunya lebih cepat,” pungkasnya.

‎Dengan langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kota Serang akan semakin tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mampu mengurangi ketergantungan terhadap plastik yang sulit terurai secara alami. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hadiri Wisuda Unma, Pemprov Banten Dorong Generasi Muda Berpikir Kreatif dan Inovatif

Daerah

Audit Pengelolaan Keuangan, 5 BUMDesma di Kabupaten Serang Jadi Pionir

Daerah

Bawaslu Banten Kawal Distribusi Logistik Pilkada Banten 2024

Daerah

Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan, Virgojanti: Optimalkan Jaga Stabilitas Pasokan

Daerah

Tanami Kepedulian Pada Sesama, PWKS Gelar Santunan Anak Yatim

Daerah

Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp3,445 Triliun, APBD Kabupaten Serang TA 2024 Disepakati

Daerah

Sambut Kedatangan Wapres KH Ma’ruf Amin di Tanara, Al Muktabar : Tadi Kita Membahas Terkait Pangan

Daerah

Road Show Bus KPK 2022 di Banten, Ini Jadwal Lengkapnya