Home / Daerah

Jumat, 25 November 2022 - 15:35 WIB

Dinsos Banten Mulai Salurkan Bantuan UEP untuk 2.720 RTS

BagusNews.Co – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten memastikan pada November 2022, 2.720 rumah tangga sasaran (RTS) yang kemampuan ekonominya lemah di Provinsi Banten mendapatkan bantuan usaha berupa barang dan bahan baku keperluan usaha kecil dalam program bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Kepala Dinsos Provinsi Banten, Nurhana mengatakan, mulai bulan ini bantuan modal usaha senilai Rp 2,5 juta per RTS sudah mulai dibagikan. Dirinya juga mengungkapkan, UEP ini adalah program bantuan pemerintah kepada masyarakat ekonomi lemah yang sudah memiliki embrio usaha kecil.

“Jadi yang dapat bantuan itu usaha kecil seperti usaha warung kelontong, makanan dan minuman yang skala kecil yang dimiliki oleh warga ekonomi lemah,” kata Nurhana, Jumat (25/11/2022).

Menurut Nurhana, bantuan tersebut diberikan dengan tujuan membantu masyarakat ekonomi lemah yang memiliki embrio usaha kecil dapat bertahan pada posisinya atau setidaknya tidak jatuh ke dalam posisi warga dengan status penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Baca Juga :  R-APBD Provinsi Banten TA 2023 Disetujui DPRD Provinsi Banten

“Jadi fungsi sosialnya dari bantuan ini yang kita ke depankan. Tidak ada semacam target mereka harus berhasil dalam usahanya seperti bantuan-bantuan usaha lain,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Dinsos Provinsi Banten, Budi Dharma Suryapradja mengatakan, program UEP yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan bentuk sinergitas pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Banten dan pemerintah pusat kaitan pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID- 19.

Menurutnya, keluarga penerima manfaat (KPM) program UEP Pemprov Banten ini boleh atau bisa saja berasal dari KPM program-program bantuan sosial lainnya.

“Yang jelas KPM yang sudah menerima UEP kami tahun lalu, tahun ini ya gak dapat lagi,” katanya.

Budi juga merinci, dari 2.720 KPM tersebut 235 KPM di Kabupaten Lebak, 470 KPM di Kabupaten Pandeglang, dan masing-masing 420 KPM di Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Berikutnya, 225 KPM di Kota Cilegon, 650 KPM di Kota Tangerang dan masing-masing 150 KPM di Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Al Muktabar Ingin Pastikan Ketahanan Pangan di Banten Terjaga dari Hulu Sampai Hilir

“Saat ini, kami masih melakukan identifikasi terkait jenis bantuan barang dan bahan baku usaha yang akan diberikan kepada masing-masing KPM. Karena kan misalnya ke pedagang gorengan dengan pedagang bakso keliling, itu kan beda kebutuhan barang dan bahan yang mereka perlukan,” ucapnya.

Untuk diketahui, program UEP Pemprov Banten pada Dinas Sosial yang dianggarkan di APBD 2022 ini mengalami peningkatan jumlah KPM sekaligus total anggarannya.

Pada tahun sebelumnya, Pemprov Banten melalui APBD 2021 hanya menganggarkan untuk 1.900 KPM dengan jumlah nilai bantuan yang sama dengan tahun ini yakni Rp2,5 juta. Sedangkan tahun anggaran 2022 penerimanaya sebanyak 2,720 KPM dengan total anggaran sekitar Rp6,8 miliar. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Luncurkan Manajemen Talenta ASN

Daerah

Terdaftar di DPT, Ratu Atut Chosiyah Tak Hadir di TPS 14 Kota Serang

Daerah

Dua Pekan Lagi Pemungutan Suara, Pemkot Serang Pastikan Kesiapan Pemilu 2024

Daerah

Kasus Korupsi PT SBM, Bupati Serang Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Pengawasan Ketat

Daerah

942 Jemaah Haji Pandeglang Berangkat, Pemberangkatan Kloter Satu 9 Mei 2026

Daerah

SPPG Karya Bakti Bagikan 300 Kg Daging Kurban untuk Warga Pamarayan Kecamatan Jiput

Daerah

Sambut Kedatangan Wapres KH Ma’ruf Amin, Pj Gubernur Al Muktabar: Provinsi Banten Dalam Kondisi Baik

Daerah

Banten Raih Penghargaan Creative Financing Kemendagri, Dapat Insentif Fiskal Rp2 Miliar