Home / Daerah / Health

Minggu, 6 September 2026 - 22:20 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Gubernur Banten: Tetap tenang, waspada, dan tidak Sebarkan Hoaks

BagusNews.Co- Gubernur Banten Andra Soni memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau, sekaligus memastikan kesiapsiagaan pemerintah menghadapi potensi dampaknya.

Pemantauan dilakukan Andra Soni bersama jajaran Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (PGA GAK), Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu (6/9/2026).

Fi lokasi, Andra Soni memimpin rapat koordinasi berkoordinasi dengan Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Rita Susilawati serta jajaran pemerintah daerah, untuk memastikan perkembangan aktivitas gunung terus dipantau dan langkah mitigasi berjalan secara terpadu.

“Berdasarkan pemantauan PVMBG, aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini menunjukkan penurunan,” kata Andra Soni.

Karena itu, Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dan PVMBG, terus melakukan pemantauan serta memperkuat koordinasi.

Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan langkah mitigasi hingga tingkat desa, termasuk jalur evakuasi dan lokasi pengungsian.

Andra Soni menegaskan, masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau dari lembaga resmi yang berwenang.

Baca Juga :  Andika Hazrumy Sabet Gelar Politisi Terpopuler di Ajang Golkar Award 2023

“Keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama. Itu yang harus kita kerjakan,” tegasnya.

Terhadap dampak abu vulkanik. Andra Soni mengatakan Pemprov Banten telah menyiapkan dukungan perlindungan bagi masyarakat, termasuk distribusi masker melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

“Sekarang lima ribu box masker kita distribusikan melalui dinas kesehatan ke wilayah prioritas,” ungkap Andra Soni.

Andra Soni kembali mengingatkan agar masyarakat Banten tetap tenang, waspada, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota dan PVMBG akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memperkuat langkah mitigasi.

“Kita terus pantau. Sama-sama kita berdoa agar kita semua diberikan keselamatan,” pungkasnya.

Kepala PVMBG Rita Susilawati menjelaskan, aktivitas Gunung Anak Krakatau berdasarkan alat pemantauan menunjukkan penurunan. Namun, potensi terjadinya erupsi masih ada sehingga pemantauan dilakukan selama 24 jam.

Rita mengatakan sebaran abu vulkanik sangat bergantung pada arah angin. Berdasarkan pemantauan pada 6 September, arah sebaran abu bergerak ke bagian barat, yakni menuju Selat Sunda dan Samudra Indonesia.

Baca Juga :  Al Muktabar Bangga Atas Prestasi Kontingen Provinsi Banten Pada Fornas VII 2023

“Arah abu ini akan sangat tergantung kepada arah angin, jadi bisa berubah-ubah setiap hari,” kata Rita.

PVMBG, lanjut Rita, memantau arah angin dan sebaran abu melalui sejumlah stasiun pengamatan, bekerja sama dengan BMKG serta memanfaatkan data dari stasiun pengamatan di Australia. Pemantauan tersebut penting karena sebaran abu vulkanik dapat berdampak terhadap aktivitas penerbangan.

Rita menegaskan, masyarakat juga perlu memahami bahwa aktivitas gunung api tidak selalu terlihat secara kasat mata. Perubahan status gunung api tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya erupsi, tetapi juga mempertimbangkan potensi ancaman terhadap masyarakat.

Untuk Gunung Anak Krakatau, rekomendasi keselamatan saat ini adalah masyarakat, nelayan, dan wisatawan tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas.

“Untuk gunung api, kita tidak bisa memastikan kapan erupsi akan terjadi maupun kapan aktivitasnya akan berhenti. Yang bisa kita lakukan adalah melakukan pemantauan dan membaca tanda-tandanya,” jelas Rita.

Terkait sarana pemantauan, Rita menyebut PVMBG memiliki sejumlah stasiun pengamatan lain yang saling menunjang. (Redaksi)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Kota Serang Sebut Aduan Drenase Buruk Selalu Muncul dalam Agenda Reses

Daerah

Sidak Samsat Balaraja, Andra Soni Tegaskan Tidak Ada Pungli di Pelayanan Masyarakat

Daerah

Sidang Istimewa Budi-Agis Diundur Jadi Tanggal 1 Maret 2025

Daerah

Dinilai Sukses, KPU Banten Apresiasi Penyelenggaraan PSU Pilkada Kabupaten Serang

Daerah

Wagub Dimyati Minta Dindikbud Banten Keluarkan SE Larangan Study Tour ke Luar Provinsi

Daerah

Terancam Disalahgunakan, Polda Banten Imbau Masyarakat Laporkan Penyelewengan Gas Elpiji Subsidi

Daerah

Roboh Total! Jembatan Mandalawangi Picu Krisis Akses 4 Desa

Daerah

Perluas Dukungan, Gardu Ganjar Muda Gelar Deklarasi dan Turnamen Futsal di Kabupaten Tangerang