BagusNews.Co- Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi kejutan istimewa bagi 15 pemuda berprestasi, yang telah mengharumkan nama Provinsi Banten.
Penyerahan penghargaan dilakukan usai Gubernur Banten Andra Soni, bertindak sebagai inspektur upacara di Lapangan Upacara Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (28/10/2026).
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas dedikasi para pemuda, yang sukses mengharumkan nama Banten dan Indonesia di kancah global. Apresiasi ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pemuda-pemudi Banten yang berprestasi.
“Proses perjuangannya panjang. Handayani berprestasi di tingkat nasional, ajang Para Games, hingga kini menempati peringkat satu dunia di tingkat World Cup,” ujar Andra Soni.
Dalam upacara tersebut, Gubernur Andra Soni membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Ia mengajak generasi muda untuk menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati.
Menpora menekankan bahwa cinta Tanah Air harus diwujudkan melalui pengabdian nyata, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama.
Berikut 15 pemuda berprestasi yang diberikan penghargaan semarak Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.
Pertama adalah Handayani, atlet Boccia asal Kota Cilegon, yang sepanjang tahun 2026, Handayani menyapu bersih medali emas nomor individu putri BC1 di berbagai ajang bergengsi, di antaranya ASEAN Para Games Thailand, World Boccia Championships di Seoul, Asian Para Games di Nagoya, serta Astana World Boccia Cup di Kazakhstan.
Di bidang olahraga dan kepemudaan, penghargaan diberikan kepada M. Ibnu Alan (Kapten Tim Nasional ASEAN Football Federation U-16 Boys Futsal Championship Thailand 2025); Rifqi Rahmat Dhaifullah dan Refo Ayu Kartika (Kapten tim putra dan putri Hockey Banten, peraih medali perak Kejurnas Hockey Indoor 2026); serta Syed Othman All (Juara II Pemilihan Putra/Putri Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII 2026).
Pada bidang wirausaha kuliner, apresiasi diraih oleh Fathan Ainur Fagih (Ousman Donuts) sebagai juara pertama, disusul Saputri Indah Ratnasari (Dapur Bocil) dan Rizqi Hamdani (Yumeno Garden).
Untuk bidang kriya, penghargaan juara pertama hingga ketiga masing-masing diberikan kepada Anisa Fitri (Paper Flower Cilegon), Reggie Ferdian (Damarisa), dan Arif Efendi (Perajin sangkar burung).
Sementara itu, pada bidang perdagangan dan jasa, penghargaan juara pertama hingga ketiga diserahkan kepada Tauhid Maruf (Maruf Olshop), Ratna Ningsih (Hanna), dan Rubi Maulana, S.Pi. (Rajungan Technopreneur).
Penghargaan juga diberikan kepada Ricky Mushoffa Shofara sebagai peserta Pertukaran Pemuda Antarnegara tingkat nasional perwakilan Provinsi Banten 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan.
Usai menerima penghargaan, Handayani mengaku terkejut dan bersyukur. Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni beserta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
“Tidak menyangka sekali. Senang sekali, alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk semakin berprestasi ke depannya,” ujar Handayani.
Ia juga menitipkan pesan kepada sesama penyandang disabilitas agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Semoga teman-teman difabel semakin termotivasi untuk terus belajar, serta mengembangkan minat, bakat, dan potensinya. Jangan pernah menyerah,” tambahnya. (Redaksi)







