Home / Business

Rabu, 7 Juni 2023 - 15:32 WIB

Ratusan Ruang Kelas di Kota Serang Rusak, BEM UPI: Anggaran Elit Infrastruktur Pendidikan Sulit

BagusNews.Co – Ratusan ruang kelas di Kota Serang rusak dan terancam roboh, mulai dari tingkat TK/PAUD, SD hingga SMP.

Atas kondisi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Serang menyampaikan sindiran kepada Pemkot Serang, yang dinilai gagal memajukan dunia pendidikan dalam lima tahun terakhir.

Penilaian mahasiswa tersebut disampaikan saat pengurus BEM UPI Serang melakukan unjuk rasa di Alun-alun Kota Serang, Rabu sore, 7 Juni 2023.

Dalam aksinya mereka menilai kurangnya perhatian Pemkot Serang terhadap pendidikan, dan ratusan ruang kelas rusak menjadi buktinya.

Ketua BEM UPI Serang Muhammad Dafa mengungkapkan, berdasarkan data Dindikbud Kota Serang yang dirilis pada tahun 2022, ada 293 ruang kelas rusak, diantaranya 133 tingkat PAUD/TK, 123 SD, dan 37 SMP.

Baca Juga :  Percepat Pembangunan Daerah, Pj Walikota Serang Dekati Perusahaan BUMN

“Seperti halnya kemarin ada sekolah SD Negeri Tanjung Ilir yang kondisinya sudah rusak berat selama bertahun-tahun, kalau misalkan tidak viral di media, mungkin sekolah itu tidak akan diperbaiki oleh Pemkot Serang,” kata Dafa disela aksi.

Ia melanjutkan, dalam amanat UUD 1945 dan UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, sudah jelas pemerintah daerah diwajibkan mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 Persen dari APBD.

“Ini kok bisa banyak ruang kelas dibiarkan rusak padahal tiap tahun anggaran pendidikan sangat besar di Kota Serang. Tidak salah kalau kami menilai anggaran elit tapi pendidikan di Kota Serang sulit,” sindir Dafa.

Baca Juga :  Mendes Yandri Dorong Pengembangan Desa Kadugenep Melalui Sentra Kerajinan Tas

Sementara Korlap Aksi Syahrial memaparkan, pendidikan sejatinya memiliki peran sebagai pondasi penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan menjadi salah satu pilar yang utama selain kesehatan. Karena maju atau tidaknya suatu negara, bergantung bagaimana kualitas pendidikannya.

“Kalau misalnya pendidikannya tidak didukung secara serius oleh pemerintah daerahnya, ya bagaimana nanti dengan pola pikir generasi penerus bangsa kedepannya,” kata Syahrial.

Ia berharap, Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin yang akan berakhir masa jabatannya pada 5 Desember 2023 segera memperbaiki ruang kelas yang rusak di Kota Serang.

“Kami mendesak Kepala Dindikbud Kota Serang dievaluasi,” pungkasnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kota Serang Diminati Investor ExxonMobil Perusahaan Terbesar di Asia

Business

Kabupaten Serang Promosikan Batik Tedjo di Dekranas Expo 2024

Business

Andra Soni Bersama DPUPR Banten Tinjau Lokasi Program Jalan Usaha Tani untuk Dongkrak Produktivitas Petani

Business

Tanpa Calo, Disdukcapil Kabupaten Serang Tegaskan Layanan Adminduk Gratis

Business

Serah Terima PSU, Bupati Serang Beri Penghargaan Pengembang Perumahan

Business

Groundbreaking The Hana Park, Konsep Perumahan Baru di Cilegon-Serang

Business

Forum CSR Banten Dorong Perusahaan Ikuti Padmamitra Award 2022, Daftarnya Mudah, Kok!

Business

HMI Cabang Serang Demo Mabes Polri, Desak Kapolda Banten Dievaluasi