Home / Daerah

Selasa, 2 April 2024 - 15:57 WIB

Ini Tips yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar | Dok. Biro Adpimpro Setda Banten

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar | Dok. Biro Adpimpro Setda Banten

BagusNews.Co – Gempa bumi adalah peristiwa berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, aktivitas sesar (patahan), aktivitas gunungapi, atau runtuhan batuan.

Jenis bencana ini bersifat merusak, dapat terjadi setiap saat dan berlangsung dalam waktu singkat. Gempa bumi dapat menghancurkan bangunan, jalan, jembatan, dan sebagainya dalam sekejap.

Sampai saat ini, belum ada ahli dan institusi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa bumi. Institusi yang berwenang untuk mengeluarkan informasi kejadian gempa bumi adalah BMKG.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada. Al Muktabar juga mengingatkan masyarakat selalu mengupdate informasi terait bencana melalui situs terpercaya.

“Selalu saya sampaikan, berhati-hati itu penting. Lalu informasi-informasi yang disampaikan BMKG salah satunya mengenai gempa dan cuaca untuk bisa menjadi informasi kita sehari-hari,” ungkap Al Muktabar.

Baca Juga :  MTQ Ke-54 Kabupaten Serang Digelar di Cinangka, Hidupkan UMKM dan Pariwisata

Informasi mengenai berbagai parameter mengenai besaran suatu gempa bumi, titik pusat gempa bumi, kedalaman,dan potensi tsunami dari laman (www.bmkg.go.id) atau pun aplikasi gawai BMKG berbasis android atau IOS.

Hal yang perlu dilakukan saat gempa terjadi

Guncangan gempa akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, upayakan keselamatan diri Anda dengan cara berlindung di bawah meja untuk menghindari dari benda-benda yang mungkin jatuh dan jendela kaca. Lindungi kepala dengan bantal atau helm, atau berdirilah di bawah pintu. Bila sudah terasa aman, segera lari keluar rumah.

Jika sedang memasak, segera matikan kompor serta mencabut dan mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Bila keluar rumah, perhatikan kemungkinan pecahan kaca, genteng, atau material lain. Tetap lindungi kepala dan segera menuju ke lapangan terbuka, jangan berdiri dekat tiang, pohon, atau sumber listrik atau gedung yang mungkin roboh.

Baca Juga :  ‎Pemkot Serang Fokus Susun Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah 2026

Jangan gunakan lift apabila sudah terasa guncangan. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan. Apabila sudah di dalam elevator, tekan semua tombol atau gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.

Kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat, seperti pada sudut bangunan.

Apabila Anda berada di dalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi.

Jika Anda berada di dalam mobil, Saat terjadi gempa bumi besar, Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil.

Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil Anda di kiri bahu jalan dan berhentilah.

Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memerhatikan lingkungan
sekitar atau melalui alat komunikasi lainnya seperti radio atau gawai.

Apabila mendengar peringatan dini tsunami, segera lakukan evakuasi menuju ke tempat tinggi, seperti bukit dan bangunan tinggi. (adv)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dongkrak UMKM Saat Ramadan, Bupati Pandeglang Buka Bazar Takjil Porwan

Daerah

Tidak Lolos Tes PPPK, Pemkot Serang Akan Angkat Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

Daerah

Komisi V DPRD dan Dinkes Banten Sosialisasi Penguatan Komitmen Dalam Prioritas Kesehatan Masyarakat

Daerah

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Kejahatan dari 88 Perkara

Daerah

Wujudkan Pemerintahan Kredibel, Bupati Tangerang Aktif Dorong Gerakan Antisuap

Daerah

Gelombang Aksi Mahasiswa Sambut Akhir Masa Jabatan Pj Gubernur Banten

Daerah

Pemkab Serang Gelar Forum Gabungan Perangkat Daerah

Daerah

ASN Kabupaten Serang, WFA Diperpanjang, Tapi Tanggal 9 April Wajib Kembali ke Kantor