Home / Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:37 WIB

1.600 RTLH di Kota Serang Bakal Direnovasi, Demi Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriadi Eka Putra I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriadi Eka Putra I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menargetkan pembangunan 1.600 unit rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pembangunan RTLH ini dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kota Serang.

‎Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriadi Eka Putra, setelah berkunjung ke rumah warga keluarga korban rumah roboh di Lingkungan Kaligandu Masjid RT 02 RW 19, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Selasa, 3 Februari 2026.

‎Berdasarkan hasil asesmen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terdapat sekitar 7.600 rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah mendapatkan bantuan dari berbagai sumber pendanaan.

‎Nofriadi Eka Putra mengatakan, pembangunan 1.600 unit rumah itu akan dibangun melalui program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

‎”Kita asesmen dari BPBD ada kurang lebih 150 rumah, yang sudah kita bantu melalui anggaran APBD lewat Dinas Perkim ada sebanyak 51 unit. Sisanya akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” ujarnya.

‎Selain dari APBD, biaya pembangunan 1.600 unit RTLH itu berasal dari sejumlah pihak yang menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga :  Sukseskan Pilkada Banten, Diskominfo Kabupaten Serang Latih Petugas Input Data Deks Pilkada

‎”Dari CSR ada 75 unit dari PT Kawah, dari PLN dua unit, dan dari Budha Suci insyaallah ada 100 unit. Lipo Group juga berkontribusi sekitar 200 unit,” ungkapnya.

‎Nofriadi menambahkan, bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR juga akan difokuskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan rumah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

‎Kemudian, perbaikan rumah rusak kategori sedang akan mendapatkan bantuan senilai Rp5 juta hingga Rp10 juta, dan rumah rusak kategori berat memperoleh bantuan hingga Rp17 juta.

‎Nofriadi menyebut, rumah tidak layak huni di Kota Serang tersebar di berbagai kecamatan, terutama di wilayah Kasemen, Walantaka, dan Serang.

Ia menilai, peningkatan jumlah RTLH yang mendapat penanganan tahun ini merupakan capaian signifikan di bawah kepemimpinan Walikota Serang saat ini.

‎”Tahun ini sudah sangat signifikan kenaikannya di era pak Walikota, Serang Budi Rustandi. Perbaikan RTLH ini akan terus dilakukan secara bertahap setiap tahun hingga seluruh rumah warga yang tidak layak huni dapat diperbaiki,” pungkasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Peningkatan Infrastruktur dan Lapangan Pekerjaan Jadi Program Prioritas Pemkot Serang di 2027

Daerah

BEM Nusantara Kawal Penataan Wilayah Pertambangan Rakyat: Dorong Transparansi ESDM dan Percepat Kepastian Legal

Daerah

IJTI Banten Gelar Literasi Media dan Santunan untuk Santri Yatim

Daerah

Kolaborasi Sebuah Keharusan, Gubernur Andra Soni : Mari Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Daerah

Usai Cuti Bersama Lebaran 1445 H, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Lakukan Sidak Ke OPD

Daerah

Gelar Pasar Murah di Tangsel, Gardu Ganjar Bantu Warga Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

Daerah

Bawaslu Serang Siapkan Strategi Cegah Perselisihan Suara

Daerah

Waspada DBD, Dinkes Kota Serang Ajak Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan