Home / Daerah

Senin, 15 Agustus 2022 - 18:15 WIB

TPID Bersama Pemprov Banten Komitmen Tekan Angka Laju Inflasi

 

BagusNews.Co – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten berkomitmen untuk mengendalikan angka laju inflasi daerah seoptimal mungkin. Pengendalian dilakukan terutama pada sektor pangan dan kebutuhan pokok yang menjadi penyumbang utama angka inflasi di Provinsi Banten.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar pada acara High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Banten di Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Banten mengatakan, kegiatan ini perlu digalakkan sebagai bahan evaluasi serta mencari sebuah solusi terhadap persoalan inflasi ke depannya.

“Sehingga nanti ke depannya kita sudah mempunyai pondasi dasar untuk menekan kenaikan angka inflasi itu. Karena kita sudah memetakan berbagai persoalan terkait itu,” katanya

Dikatakan Al Muktabar, inflasi merupakan hal mendasar yang bisa dilakukan guna melihat secara nyata indikator perekonomian secara menyeluruh, dengan barometer daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Al Muktabar Laksanakan Salat Iduladha 1445 H dan Potong Hewan Kurban di Masjid Raya Al Bantani

Oleh karenanya, yang perlu diperhatikan juga adalah bagaimana bisa menjaga daya beli masyarakat tetap tinggi. Sehingga perputaran perekonomian terus terjadi secara baik dan terukur.

“Makanya, inflasi itu merupakan upaya kita untuk mencari titik keseimbangan agar semuanya berjalan dengan baik dan normal. Saling mengisi kekurangan dan kelebihannya,” katanya.

Diungkapkan Al Muktabar, dalam setahun terakhir kondisi perekonomian Banten sudah mulai membaik. Hal itu sejalan dengan melandainya kasus Covid-19 dan dilakukannya berbagai kelonggaran oleh Pemerintah.

“Namun tentu kita tidak boleh lengah, harus tetap mematuhi Protokol Kesehatan agar semua sektor bisa terjaga dengan baik,” ujarnya.

Dalam rapat itu terungkap, untuk pengendalian inflasi pada bulan Juli 2022, TPID Provinsi Banten melakukan beberapa kegiatan khususnya dalam mencapai keterjangkauan harga dan menjaga ketersediaan pasokan. Yakni melakukan monitoring harga dan pasokan di pasar utama, serta melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga.

Baca Juga :  TP PKK Provinsi Banten Perkenalkan Makanan Bergizi Yang Mudah dan Murah

TPID Provinsi Banten ke depannya akan selalu berkoordinasi dengan menerapkan strategi 4K. Yaitu: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, komunikasi efektif, dan kelancaran distribusi untuk dapat menjaga ketahanan pangan serta mengendalikan inflasi Provinsi Banten.

Beberapa komoditas yang mulai mengalami penurunan atau deflasi itu yakni minyak goreng, emas perhiasan, bayam, telur ayam dan daging ayam ras. Hal tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh TPID Provinsi Banten.

Kegiatan yang mengambil tema Penanganan Pasokan dan Harga Komoditas Volatile Foods di Provinsi Banten itu juga dihadiri oleh Pj Sekda Banten M Tranggono sebagai Ketua Harian TPID.

Share :

Baca Juga

Daerah

Polda Banten Tangkap Penyebar Konten Fitnah di Media Sosial, Dua Orang Jadi Tersangka

Daerah

Unik Ketua KNPI Kabupaten Tangerang Bagikan Ayam Kampung Hidup Sebagai THR

Daerah

BPBD Kota Serang Catat 28 Kejadian Banjir dan 2.816 Jiwa Terdampak

Daerah

Temui Mensesneg di Istana, Ketua BEM Untirta Soroti Pagar Laut dan Tuntutan 17+8

Daerah

Dinsos Banten Pastikan Penyaluran UEP di Lebak Tepat Sasaran

Daerah

Sejarah Desa Kadumadang: Berpisah dari Desa Rocek hingga Jadi Pilar Kemandirian di Pandeglang

Daerah

Sudah Ajukan Perbaikan Kepada Pemkab Pandeglang, 80 Persen Jalan Desa Wirasinga Rusak

Daerah

Komnas Perempuan Berharap Satgas PPKS UIN SMH Banten Lebih Aktif