Home / Daerah

Senin, 25 November 2024 - 17:56 WIB

Pemkab Proaktif Tingkatan Kesadaran Kesehatan di Kabupaten Serang

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif, dan Respons Penyakit tingkat Kabupaten Serang tahun 2024 yang diselenggarakan Dinkes Kabupaten Serang | Dok. Istimewa

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif, dan Respons Penyakit tingkat Kabupaten Serang tahun 2024 yang diselenggarakan Dinkes Kabupaten Serang | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Upaya tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif, dan Respons Penyakit tingkat Kabupaten Serang tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang.

Rapat yang berlangsung di Aston Hotel Serang pada Senin, 25 November 2024, dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto.

Dalam acara ini, hadir pula Kepala Dinkes Rahmat Fitriadi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas, dan camat se-Kabupaten Serang serta tamu undangan lainnya.

Rudy Suhartanto menekankan bahwa rapat koordinasi ini merupakan kesempatan untuk mengevaluasi sejauh mana capaian kinerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Rakor ini harus dijadikan sebagai evaluasi untuk melihat sejauh mana capaian kinerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab, rakor merupakan langkah awal untuk menyiapkan strategi ke depan di tahun 2025 agar ada peningkatan setiap tahunnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Banjir Rob di Pontang, Warga Menanti Perhatian Pemerintah

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan pentingnya koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi berbagai program kesehatan.

Ia berharap bahwa dengan pertemuan ini, bisa disiapkan strategi yang lebih baik untuk tahun 2025, sehingga penanganan kesehatan dapat dilakukan secara sinergis.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah tingginya angka penyakit tidak menular, seperti diabetes, ginjal, dan stroke, yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.

“Di Tahun 2025 nanti kita harapkan OPD-OPD, termasuk kawan-kawan di stakeholders kesehatan, secara bersama-sama untuk lebih banyak memberikan pendidikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat Kabupaten Serang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Rahmat Fitriadi menyoroti perlunya monitoring dalam rapat koordinasi ini untuk memperbaiki kinerja serta mempertahankan yang sudah baik.

Ia menegaskan bahwa deteksi dini adalah kunci untuk mencegah penyakit tidak menular menjadi lebih parah.

Baca Juga :  Tinjau Aset Eks Disdukcapil Kabupaten, Walikota Canangkan Rehab Kantor DLH Kota Serang

“Sebenarnya penyakit tersebut jika dilakukan deteksi dini bisa mencegah penyakit menjadi lebih parah,” ujarnya.

Selain itu, Rahmat menyampaikan bahwa penyakit menular seperti TBC, DBD, dan campak juga dapat dicegah melalui imunisasi. “Itu yang kita lakukan sekarang ini,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan perlu terjalin koordinasi dan integrasi lintas sektor yang sudah mengalami kemajuan.

Namun, menurutnya, semua itu akan kurang berarti tanpa adanya sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat.

“Jadi nanti semua stakeholders kita, semua OPD, komponen masyarakat hingga tingkat desa, kader-kader, harus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan baik,” jelas Rahmat.

Rahmat juga berharap bahwa dengan promosi perilaku hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara teratur, kasus penyakit dapat diminimalisir di masa depan.

“Ini yang tentunya kita harapkan kepada semua masyarakat, karena kesehatan adalah hak dan kewajiban setiap orang dan setiap lembaga, siapapun namanya,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Bawaslu RI Monitor Pemungutan Suara Ulang di Kota Serang

Daerah

Lakukan Razia Sejak April, Polda Banten Sita 75 Ribu Botol Miras

Daerah

Al Muktabar Minta Kepala Sekolah Terbuka Terkait Informasi PPDB Provinsi Banten 2024

Daerah

Hamil Besar, Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Pandeglang

Daerah

Tawarkan Liburan Edukatif dan Aman untuk Warga, Wisata Kano Buka di Danau Retensi KP3B

Daerah

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Berikan Sertifikat Tanah Redistribusi Kepada Petani di Kabupaten Lebak

Daerah

Kontruksi Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1B CBD-Legok Ditarget Rampung Tahun 2023

Daerah

Rekomendasi Bakal Calon Walikota Serang, NasDem Kantongi Tiga Nama