Home / Daerah

Sabtu, 1 April 2023 - 23:39 WIB

Banyak Drainase Mampet di Kota Serang, Warga Khawatir Wabah DBD dan Banjir

BagusNews.Co – Kondisi saluran drainase di beberapa titik lokasi di jalan Tb Sueb – Cigabus yang tidak jauh dari Pasar Induk Rau, Kecamatan Serang, Kota Serang masih banyak yang tergenang air.

Bahkan ada yang mampet sehingga air tidak bisa mengalir, lantaran saluran drainase itu sudah tertutupi oleh tanah, sampah hingga rumput liar yang nyaris menempel di badan jalan.

Warga yang tinggal di jalan Tb Sueb – Cigabus Hendra meminta Pemkot Serang untuk segera membersihkan saluran drainase yang mampet, karena Jika dibiarkan kondisi akan menjadi sumber penyakit, terutama nyamuk DBD. Dimana air yang tergenang kerap digunakan nyamuk aedes aigepty untuk bertelur.

Baca Juga :  Disnakertrans Kota Serang Akan Buka Posko Pengaduan THR

“Kami khawatir jentik nyamuk berkembang biak dan tumbuh menjadi nyamuk aedes aegypt yang membawa wabah demam berdarah dengue (DBD),” kata Hendra kepada BagusNews.Co, Sabtu,l (1/4/2023).

Menurut Hendra, selain jadi sumber berbagai penyakit, drainase yang mampet juga ya rawan menjadi penyebab banjir di perkotaan.

“Saluran drainase mampet itu sudah di lama dibiarkan begitu saja, tanpa adanya perawatan dari dinas terkait. Padahal lokasinya dinpusat kota,” bebernya.

Ia berharap kepada Pemkot Serang, untuk segera mengambil tindakan sebelum terjadi banjir dan korban jiwa akibat wabah DBD.

” Saya berharap kepada Pemkot Serang, bisa belajar dari musibah banjir tahun lalu, jangan sampai hal itu terulang kembali dengan tidak memperhatikan kondisi lingkungan, utamanya di jalan raya Tb Sueb Cigabus yang drainasenya tidak terawat,” pinta Hendra.

Baca Juga :  Potret Kemiskinan, Sepasang Suami Istri Tempati Rumah Tidak Layak Huni

Senanda, Acil salah seorang pedagang di Jalan Tb Sueb-Cigabus mengatakan, jangankan musim hujan, ketika tidak hujan saja air yang berada di drainase ini melimpah ke jalan.

“Apalagi saat penghusim hujan, lapak saya pasti kebanjiran akibat saluran drainase yang tertutup. Bahkan kalau banjir tingginya bisa sampai setengah meter,” tuturnya.

Para pedagang di kawasan Pasar Induk Rau, lanjut Acil, juga was-was wabah DBD.

“Kami berharap kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki, karena drainase mampet berada di jalan raya,” pungkasnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jumlah Wisnus Tujuan Banten Pada Februari Alami Pernurunan Dibandingkan Januari 2026

Daerah

Indonesia Moeda Banten, Bagikan Ratusan Takjil di Kota Serang

Daerah

Gardu Ganjar Beri Bantuan Mesin Pompa Air kepada Petani di Kabupaten Lebak

Daerah

APBD 2025 Kabupaten Serang Disahkan, Tatu: Target Pendapatan Daerah Rp3,5 Triliun

Daerah

Dukung Konsep Green City, PLN Banten Bangun SPKLU di Alun-alun Kota Serang

Daerah

Cuaca Ektrem, PLN Siaga Antisipasi Dampak Banjir dan Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Kelistrikan

Daerah

Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-23 Provinsi Banten Diwarnai Protes Oleh Mahasiswa

Daerah

Banjir Landa Tiga Kecamatan di Kabupaten Serang