Home / Daerah

Kamis, 25 Mei 2023 - 18:19 WIB

DP3AKKB Banten Lakukan Pilot Project Pendekatan Kepada 160 Anak Stunting di Provinsi Banten

BagusNews.Co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten melakukan pilot project terhadap 160 anak stunting untuk dilakukan pendekatan selama tiga bulan kedepan.

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina menyampaikan Pemprov Banten memiliki komitmen yang sangat tinggi terhadap persoalan stunting dan gizi buruk, sehingga OPD diminta untuk dapat melakukan agenda kerja yang dapat bersentuhan dalam penanganan stunting.

“Diantaranya DP3AKKB kan urusannya dengan perempuan dan anak, sehingga kami membuat satu program kegiatan charity atau pemberian bantuan yang langsung diberikan kepada 160 anak yang berada di 8 Kabupaten/Kota,” ungkap Nina usai Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting dengan OPD Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, di Aula DP3AKKB Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (25/5/2023).

Baca Juga :  Belum Ada Rumah Dinas, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat : Kalau Malam Masih Bisa Menginap Dirumah Saudara

Dikatakannya, dalam pendekatan yang dilakukam tersebut, pihaknya akan bersama-sama dengan para kader PKK, Posyandu dan juga Tim Perceptanan Penurunan Stunting (TPPS) setempat.

“Dengan pendampingan yang dilakukam bersama-sama ini, mudah-mudahan bisa upaya percepatan penurunan stunting bisa terwujud,” katanya.

Sebelumnya, kata Nina, pihaknya bersama dengan OPD lain juga telah melakukan pendekatan serupa dibeberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Curug di Kota Serang, Kecamatan Kadu Hejo di Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Warunggunung di Kabupaten Lebak.

Baca Juga :  Wabup Pandeglang Apresiasi Peran Bawaslu di HUT ke-18: "Jaga Independensi, Perkuat Demokrasi!

“Kita penanganan 3 bulan itu hasilnya juga cukup signifikan,” imbuhnya.

Nina menyampaikan dalam pendekatan yang dilakukannya tersebut diantaranya memberikan bantuan makanan yang bernutrisi dan sehat sesuai arahan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi).

“Makanan yang sehat beragam bergizi itu yang diberikan, mulai dari buahan, sayur, telur, ikan dan daging. Jadi Kita sesuaikan dengan ahli gizi yang merekomendasi,” jelasnya.

Selanjutnya, dirinya menuturkan dalam pendampingan yang dilakukan tersebut diantaranya melakukan pengawasan terhadap pemberian bantuan makanan hingga pemantauan kesehatan lainnya.

“Sehingga hal tersebut dapat terpantau dengan baik,” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinkes Kota Serang Bakal Bantu Buatkan BPJS Untuk Wisam Yang Menderita Lumpuh

Daerah

Dindikbud Kota Serang Tetapkan Jadwal Belajar dan Libur Siswa PAUD-SD-SMP Selama Ramadhan 1447 H

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Anak dan Remaja Yang Sehat Merupakan Harapan Bangsa dan Negara

Daerah

Pemprov Banten Kerahkan 50 Relawan Tagana Untuk Membantu Korban Bencana Gempa Cianjur

Daerah

Dihadapan Alumni GMNI, Wakil Walikota Serang Terpilih Paparkan 5 Program Unggulan Budi-Agis

Daerah

Mensos Gus Ipul: Hapus Ego Sektoral Data Kemiskinan Melalui Implementasi DTSEN

Daerah

Bantu Anak Kurang Mampu, KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Khitanan Massal

Daerah

Resmikan Kantor REI Banten, Syafrudin : Ada 208 Perumahan di Kota Serang