Home / Daerah / Pendidikan

Rabu, 26 Juli 2023 - 20:44 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah di Kota Serang, Pemkot Gandeng USAID

BagusNews.Co – Dalam rangka memutus rantai angka putus sekolah di Kota Serang, Pemkot Serang bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) Provinsi Banten menggelar diskusi bersama di Hotel Nunia Taman Sari Kota Serang, Rabu, 26 Juli 2023.

Walikota Serang Syafrudin menghadiri langsung kegiatan diskusi yang bertajuk ‘Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) ke sekolah.

Usai diskusi, Syafrudin mengatakan kegiatan diskusi bersama USAID merupakan langkah awal dalam menyambut tahun emas 2045 nanti. Dimana angka putus sekolah pada anak harus sudah tidak ada, terutama di Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.

“Oleh karena itu, mudah-mudah di Kota Serang dengan adanya kerjasama dengan USAID ini, ke depan angka putus sekolah di Kota Serang sudah bisa diatasi,” katanya.

Syafrudin menyebutkan, saat ini Kota Serang terdapat angka putus sekolah pada anak berjumlah 133 orang dan semuanya sudah dikembalikan lagi ke sekolah.

“Di luar usia sekolah, mungkin akan ikut ke PKBM atau pendidikan non formal. Sedangkan yang masih usia sekolah akan dikembalikan lagi ke sekolah,” ujarnya.

Syafrudin juga menegaskan, dalam upaya mencegah lonjakan angka putus sekolah di Kota Serang, pihaknya berharap kepada Camat dan Lurah se- Kota Serang, agar dapat mendata secara langsung mengenai angka putus sekolah di setiap wilayahnya.

Baca Juga :  Pj Walikota Serang Yedi Rahmat Akan Tempati Bekas Rumdin Wabup Serang

“Karena jika semua perangkat di kerahkan, maka semuanya bisa terdata sampai ke bawah dan kita diberikan solusinya,” tegasnya.

Tak hanya itu Syafrudin menjelaskan, kabanyakan angka putus sekolah pada anak dengan alasan ketidak mampuan ekonomi dan memilih membantu pekerjaan orang tua. Padahal pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen baik dari APBN maupun APBD.

“Ya semua sekolah negri itu kan gratis, tidak ada pungutan biyaya, selain dari pada sekolah swasta yang paporit. Juga peran orang tua sangat dibutuhkan, karena mereka orang terdekat yang dapat mengarahkan dan memotivasi anak-anaknya untuk sekolah,” jelasnya.

Syafrudin berharap dalam menuntaskan angka putus sekolah di Kota Serang, tentunya harus ada sinergitas yang dibangun, baik pemerintah, sekolah maupun para orang tua.

“Ya dalam artian bukan hanya peran pemerintah daerahnya saja, namun semua pihak juga bisa ikut terlibat dalam menuntaskan angka putus sekolah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Suherman menambahkan, ke depan tentu pihaknya akan bekerjasama dengan USAID dalam rangka menangani program Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan program Aje Kendor Sekolah (AKS).

Baca Juga :  Tahapan Dimulai November 2023, Pemkot Serang Siapkan Rp35,2 Miliar untuk Pilkada 2024

“Tadi kata pak Wali dari 133 orang angka putus sekolah, mungkin bisa jadi lebih namun belum terdata. Maka adanya kegiatan diskusi kali ini bekerjasama dengan USAID Provinsi Banten, diharapkan bisa mengatasi angka putus sekolah di Kota Serang,” katanya.

Suherman menjelaskan, dari surat edaran yang di buat oleh Walikota Serang menegaskan, semua Camat, Lurah, RT/RW agar dapat mendata angka putus sekolah di setiap wilayahnya masing-masing dan menyerahkannya kepada Dindikbud Kota Serang.

“Nantinya setelah diserahkan, kemudian kami akan rekap akhir tahun 2023 ini, kita juga akan coba mengusulkan program tersebut ke Pemerintah Kota Serang, agar memiliki dana tersendiri. Karena saat ini pendanaanya hanya lewat USAID saja, termasuk anggaran kegiatan hari ini,” ujarnya.

Menurut Suherman, untuk mengatasi ATS di Kota Serang, tentunya sagat diperlukan kemandirian dan tidak bergantung hanya pada USAID.

“Kalau USAID itu tidak berbentuk dana, hanya memfasilitasi dan mereka yang mengelola anggarannya, sedangkan kita hanya menyiapkan pesertanya saja,” pungkasnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Andra Soni Tangani Persoalan Banjir di Permata II Balaraja

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni Lepas Kontingen POMNas

Daerah

Sampah Tangsel Dikirim ke TPAS Cilowong, Wali Kota Serang Terjun ke Lokasi

Daerah

Cak Nawa Minta Konsep Pertanian Daerah Terkoneksi Dengan Pusat

Daerah

Resmi Dilantik, Muji Rohman Pimpinan DPRD Kota Serang Periode 2024-2029

Daerah

Sapa Ribuan Warga Kota Tangerang, Relawan Sahabat Andra Soni Optimis Menang Pilgub Banten

Daerah

Wakil Walikota Tangsel Ajak Masyarakat Aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

Daerah

Wagub Banten Dimyati: MBG Harus Berorientasi Sosial Bukan Bisnis