Home / Daerah

Kamis, 10 Agustus 2023 - 21:55 WIB

Ditengah Ancaman El Nino, Provinsi Banten Akan Panen Raya Padi 45.804 Hektar Sawah

BagusNews.Co – Dinas Pertanian Provinsi Banten menyampaikan pada Agustus 2023 ini, Provinsi Banten akan memasuki masa panen raya padi sekitar 45.804 Hektar, yang tersebar diseluruh kabupaten/ kota.

“Meski ditengah kewaspadaan dampak El Nino, saat ini sejumlah petani di kabupaten/kota tengah mempersiapkan panen raya. Dan luasan panen raya pada Agustus 2023 ini mencapai 45.804 Hektar,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid saat diskusi kamisan yang diselenggarakan Pokja Waratawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (10/8/2023).

Agus menyampaikan fenomena El Nino merupakan siklus alamaiah yang terjadi, sehingga untuk mengantisipasi dampak tersebut pihaknya jauh sebelumnya telah mengintruksikan kepada para penyuluh untuk mensosialisakan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari gagal panen.

Baca Juga :  BPBD Provinsi Banten Minta Semua Elemen Masyarakat Kabupaten Lebak Proaktif Mitigasi Bencana

“Kami telah mengintruksikan kepada para penyuluh untuk daerah yang rentan kekeringan agar dapat menghitung masa panen sebelum Agustus 2023,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya juga terus melakukan pendataan terhadap area persawahan yang memiliki potensi kekeringan dampak dari El Nino tersebut, setidaknya berdasarkan data Gerakan Pengendalian Dampak Iklim Distan Provinsi Banten, keadaan kekeringan di Provinsi Banten sejak Juli hingga 9 Agustus 2023 adalah 949 Hektar, dengan intensitas ringan 910 Ha, sedang 33 Ha dan berat sebanyak 6 Ha

“Kita akan melakukan mitigasi bencana, dengan melaksanakan maping apa dan bagaimana potensi yang harus dilakukan dan kita kawal betul sehingga petani tidak mengalami gagal panen,” imbuhnya.

Baca Juga :  DKPP Kabupaten Serang Optimistis Panen Raya Jagung Komposit Penuhi Kebutuhan Lokal dan Nasional

Tidak hanya itu, pihaknya juga jauh sebelumnya telah menyarankan kepada para petani untuk dapat mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Hal itu, kata Agus, dilakukan guna memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan.

“Kita telah menyarankan para petani untuk mengikuti AUTP untuk memberikan asuransi kepada petani apabila mengalami gagal panen. Dimana total premi yang harus dibayarkan petani hanya Rp. 36.000 perhektarnya, lantaran sebagian besar telah disubsidi oleh pemerintah,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Para Pegawai Diminta Cermat Dalam Pelaksanaan APBD Perubahan Provinsi Banten 2023

Daerah

BKPSDM Serang: Proses Open Bidding Eselon II Tak Bisa Ditunda, Ini Alasannya!

Daerah

Respon Cepat Yedi Rahmat Tinjau Keluhan Warga Kota Serang

Daerah

Dinas Sosial Ambil Peranan Penting Dalam Pencegahan Stunting di Banten

Daerah

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten Tumbuh, Tingkat Pengangguran Terbuka Turun

Daerah

Terinspirasi Dari Ganjar Pranowo, Komunitas Sopir Truk Sehatkan Warga Serang, Banten Dengan Senam

Daerah

Ribuan Honorer Kabupaten Serang Siapkan Aksi Demo di Pendopo Bupati

Daerah

Dindikbud Banten Tegaskan Pelaksanaan MPLS Tidak Ada Bullying dan Perundungan