Home / Daerah

Selasa, 29 Agustus 2023 - 21:21 WIB

Warga Kota Serang Keluhkan Kenaikan Harga Beras

BagusNews.Co – Dua pekan setelah HUT RI ke-78, harga beras di Kota Serang terus merangkak naik. Pemkot Serang diminta segera menggelar pasar murah untuk menstabilkan harga.

Pantauan BagusNews.Co di Pasar Induk Rau (PIR), harga beras paling murah yang biasanya Rp 11.000 per kilogram kini tembus Rp 12.500, sementara beras kualitas premium dari semula Rp13.500 kini mencapai Rp14.500 per kilogram.

Salah satu pengunjung Pasar Induk Rau, Irah Lustiasanti mengaku kenaikan harga beras telah terjadi sejak awal Agustus 2023.

“Biasanya beras biasa di warung di bawah Rp10 ribu per liter, kini sudah Rp11 ribu per liter. Ternyata beli ke Pasar Rau juga, beras sudah naik semua,” kata Irah kepada BagusNews.Co, di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Selasa, 29 Agustus 2023.

Baca Juga :  Sambut Ramadan 2023, Warga BMS Gelar Car Free Day

Ia berharap Pemkot Serang segera mengendalikan harga di pasaran, agar harganya terjangkau masyarakat.

“Kalau bisa adakan pasar murah, sebab beras itukan kebutuhan utama. Jadi mau murah mau mahal, ya kita tetap saja harus beli. Tapi kalau harganya naik terus, terpaksa belinya dikurangi,” tutur Irah.

Menyikapi keluhan pembeli, para pedagang di Pasar Induk Rau juga tidak bisa berbuat banyak. Kenaikan harga beras justru membuat pembeli berkurang.

Salah satu pedagang beras Sihabudin Sidik mengatakan, kenaikan harga beras secara bertahap sejak awal Agustus atau tepatnya sejak musim kemarau terjadi.

“Dari distributor harganya sudah naik, jadi kita juga bingung sebetulnya kasih harga. Ya paling kita menyesuaikan,” kata Sidik.

Baca Juga :  Pemkab Serang Siapkan Mitigasi untuk Wisatawan Jelang Natal dan Tahun Baru

Sihabudin menjelaskan, kenaikan harga beras diantaranya beras premium Rp13.500 perkilo menjadi Rp14.500 perkilo, sedangkan beras medium Rp11.500 menjadi Rp12.500.

“Ya pokoknya naik terus harganya, tambah mungkin karena cuaca kemarau banyak sawah yang mengalami kekeringan,” bebernyam

Menurut Sihabudin, dengan harga yang terus mengalami kenaikan, tidak sedikit para pembeli yang mengeluh di toko berasnya.

“Sekarang saja harga beras medium yang biasa harganya Rp12.500 perkilo, bisa jadi kedepannya harga beras mencapai Rp15.000 perkilogram. Pembeli yang jualan bubur dan warteg ngeluh karena bingung mau naikin harga bubur dan nasi. Belum lagi masyarakat yang tidak punya penghasilan, pasti ini sangat berat,” ujarnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, HDCI Serang Santuni Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Takjil Gratis

Daerah

Libur Nataru, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Pantai Anyer-Cinangka

Daerah

Dimyati Natakusumah Salurkan Bantuan RTLH di Kabupaten Lebak

Daerah

Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Buka Pendaftaran Pelatihan Digitalisasi UMKM 2026

Daerah

Bapanas Dorong Distribusi Pangan dari Pasar Kronjo ke Kepulauan Seribu

Daerah

KPU Banten Belum Terima Perbaikan Dokumen Persyaratan Bacaleg Dari Parpol

Daerah

Efesiensi APBD Kota Serang Ditargetkan Capai Rp60 Miliar

Daerah

Pemprov Banten Intens Pengedalian Inflasi Daerah